sumber photo detik.com
Pada perdagangan kemarin (04/04), IHSG ditutup menguat sebesar 0.29% ke level 6,494.63. Lima dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam teritori positif, di mana sektor Perkebunan dan Properti memimpin penguatan masing-masing sebesar 2.19% dan 1.20%.
Pada perdagangan kemarin (04/04) bursa saham Wall treet ditutup mixed dengan kecenderungan menguat, dimana Dow Jones naik 0.64%, S&P 500 menguat 0.21% sedangkan Nasdaq melemah 0.05%. Adapun pegerakan tersebut dikarenakan para pelaku pasar masih menantikan babak baru negoisasi dagang AS dan China dalam pertemuan antara presiden Donald Trump dan perdana menteri Liu He di Washington pada akhir pekan ini.
Pada perdagangan hari ini IHSG diperkirakan berpotensi menguat meski terbatas mengingat IHSG telah reli dalan dua perdagangan beruntun pekan ini. Adapun sentimen yang mungkin menjadi pembatas pergerakan IHSG yakni adanya wait and see pasar atas pertemuan negosiasi dagang AS dan China pada akhir pekan ini, dikutip dari laman detik.com.
Secara teknikal, IHSG ditutup bullish candle dengan menguji resistance terdekat. Adapun indikator Stochastic netral dan MACD line flat dengan Volume meningkat. Kami perkirakan IHSG berpeluang menguat dengan pergerakan di kisaran 6,454 - 6,538. (wili)
Harga Emas 24 Karat Antam dan UBS di Pegadaian Hari Ini, Senin 11 Oktober 2021
Siapkan Anggaran Rp255,3 Triliun, Sri Mulyani Reformasi Sistem Kesehatan
Label Halal Baru Diterapkan, Pelaku Usaha Dibolehkan Habiskan Stok Kemasan Lama
Harga Emas Antam Naik ke Rp 658.000/Gram
4 Negara Hapus Utang Indonesia
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Selasa 17 Mei 2022