sumber photo detik.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pagi ini melanjutkan laju negatif yang sudah terjadi sejak penutupan perdagangan kemarin sore.
Sementara dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pagi ini berada di Rp 14.180, lebih kuat dari posisi kemarin yang berada di angka Rp 14.145.
Pada pra perdagangan, IHSG melemah 0,36% ke 6.349,924. Sementara indeks LQ45 jjuga melemah 0,56% ke 999,328.
Membuka perdagangan Jumat (26/4/2019), IHSG melemah 23,82 poin (0,37%) ke 6.348,955. Indeks LQ45 melemah 5,317 poin (0,53%) ke 999,677.
Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih melanjutkan pelemahan atau turun 34,712 poin (0,54%) ke 6.413,173. Indeks LQ45 turun 8,152 poin (0,80%) ke 1.011,443.
Sementara itu pada perdagangan semalam (25/04) bursa saham Wall Street ditutup mixed dengan kecenderungan melemah, Dow Jones turun 0.51%, S&P 500 melemah 0.04% sedangkan Nasdaq menguat 0.21%.
Bervariasinya pergerakan bursa saham Wall Street disebabkan oleh faktor negatif dan sentimen positif laporan keuangan emiten kuartal I 2019, rilisnya data ekonomi AS yang kurang memuaskan dimana data pengangguran AS yang tercatat naik menjadi 230 ribu orang dibandingkan sebelumnya 193 ribu orang menjadi salah satu pemberat, dikutip dari laman detik.com.
Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak positif pagi ini. Berikut pergerakannya:
Indeks Nikkei 225 berkurang 157,609 ke 22.149,971
Indeks Hang Seng bertambah 20,500 poin ke 29.570,301
Indeks Komposit Shanghai turun 7,600 poin ke level 3.116,230
Indeks Strait Times naik 100,730 ke 10.939,130 (wili)
Dolar AS Kembali Dekati Rp 14.500
Perluas Bisnis EBT dan Minyak Goreng, PTPN III Kolaborasi dengan Perusahaan Korea
Santripreneur UKMK Sawit BPDPKS Kenalkan Produk Olahan Kreatif Sawit di BLU Fair 2023
Rupiah Berpotensi Menguat Tipis pada Perdagangan Jumat 30 September 2022
Puluhan Ekonom Dunia Yakin Resesi Global Kian Dekat dan Bisa Lanjut Hingga 2023
Pasokan Minyak Dunia Diprediksi Naik Hingga 2 Tahun ke Depan