bisnis.com Realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 Riau baru mencapai 16,97 persen hingga Mei 2019, dari total anggaran Rp9,18 triliun.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi mengakui angkanya masih rendah, tapi pihaknya menilai angka itu akan meningkat pada pertengahan tahun.
"Di awal memang sedang dalam tahap persiapan semua. Karena kita kan tidak boleh terburu-buru untuk mengeksekusinya. Perlu persiapan yang matang. Biasanya, kita itu memang di pertengahan tahun nanti meningkat realisasinya," katanya, Rabu (15/5/2019).
Dari total anggaran yang sudah diserap, sekitar 10,6 persen digunakan untuk belanja tidak langsung dan 6,37 persen lainnya untuk belanja langsung. Secara nominal, nilainya setara dengan Rp1,56 triliun.
Ahmad menyebutkan untuk realisasi fisik APBD 2019, angkanya sudah mencapai 20,42 persen. Dengan perincian, 12,72 persen belanja tidak langsung dan 7,7 persen belanja langsung.
Dari beberapa tahun terakhir, realisasi APBD Riau tercatat cukup tinggi. Pada 2016, realisasinya mencapai 83,22 persen dan setahun kemudian naik menjadi 88 persen. Tahun lalu, angkanya berada di level 81,44 persen, dikutip dari laman bisnis.com.
"Memang sejak 2016, realisasi APBD Riau selalu tinggi karena banyak proyek infrastruktur seperti jembatan dan jalan yang dibangun," terangnya. (wili)
Syarat Utama Dapat Konsultasi Dokter dan Obat Gratis dengan 11 Platform Telemedicine
Dilarang Ekspor CPO, Pengusaha Akan Setop Serap TBS Sawit Mulai Juni
Menko Airlangga Beberkan 4 Pilar Kembangkan Ekonomi Digital di Indonesia
Daftar UMP 2023 untuk 38 Provinsi di Indonesia, Lengkap dengan Besaran dan Kenaikan
Pengusaha Gratis Bayar Abonemen Listrik Selama 6 Bulan
Positivity Rate Harian Covid-19 Tembus Rekor 26,67 Persen