sumber photo detik.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka negatif pagi ini. IHSG melanjutkan pelemahan 11,272 poin (0,19%) ke 5.817.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 14.450.
Pada pra perdagangan, IHSG turun 4,394 poin (0,08%) ke 5.822,474. Kemudian indeks LQ45 melemah 15,268 poin (1,67%) ke 900,171.
Membuka perdagangan Senin (20/5/2019), IHSG melanjutkan pelemahan 11,272 poin (0,19%) ke 5.817. Indeks LQ45 berkurang 15,268 poin (1,67%) ke 900,171.
Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG turun 31,350 poin (0,54%) ke 5.795. Indeks LQ45 berkurang 15,268 poin (1,67%) ke 900,171.
Sementara itu pada perdagangan Jumat (17/5) bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam teritori negatif, di mana Dow Jones turun 0,38%, S&P 500 melemah 0.58% dan Nasdaq negatif 1,04%.
Pelemahan tersebut terjadi seiring dengan kembali meningkatnya tensi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, bahkan kali ini China menyerang dengan nada yang lebih agresif dan menyarankan pembicaraan lebih lanjut dapat membuahkan hasil kecuali Washington mengubah arah.
Di sisi lain, presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa dirinya akan menunda pengenaan tarif mobil impor hingga enam bulan ke depan, dan setuju untuk menaikkan tarif logam di Kanada dan Meksiko, dikutip dari laman detik.com.
Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak merah pagi ini. Berikut pergerakannya:
(wili)
Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Jumat 28 Januari 2022
Januari 2020, Garuda Akan Terbangkan Pesawat Tanpa Awak
Kompak Dengan Bursa Asia, IHSG Dibuka Cerah di 6.319
Bisnis Nasabah Premium BRI Meningkat 22,5% Berkat 'Wealth Management For All'
Menteri Sri Mulyani Perkirakan Omnibus Law Buat Penerimaan Pajak Hilang Rp86 T
Pemerintah Siapkan Rp 744,75 T Antisipasi Perlambatan Ekonomi Tahun ini