sumber photo detik.com
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini parkir di level Rp 14.267. Angka ini tercatat menguat dibanding posisi penutupan perdagangan Selasa (6/8) kemarin yang ada di posisi Rp 14.250.
Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Rabu (7/8/2019). Hingga pukul 09.20 WIB, dolar AS tercatat bergerak di rentang Rp 14.265 hingga 14.308.
Dolar AS sendiri tercatat terus menunjukkan gejala penguatan terhadap rupiah. Ditarik lima hari ke belakang, mata uang Paman Sam tercatat bergerak stabil di kisaran Rp 14.200-an setelah keluar dari zona Rp 14.000-an.
Dari data RTI, penguatan dolar AS tercatat menguat 5 poin (0,04%) di level Rp 14.270. Mata uang Paman Sam tercatat menguat dan melemah terhadap sebagian mata uang negara utama dunia dan Asia.
Dolar AS tercatat paling kuat menekan dolar Selandia Baru, yuan China, dan dolar Australia pagi ini. Sebaliknya, yen Jepang, franc Swiss, dan baht Thailand paling kuat menekan mata uang Paman Sam.
Rupiah juga bernasib sama. Mata uang Garuda takluk kepada yen Jepang, franc Swiss, dan poundsterling. Sedangkan dolar Selandia Baru, peso Filipina, dan yuan China berhasil ditekan pagi ini, dikutip dari laman detik.com. (wili)
Joss! Rupiah Menguat Lagi, Dekati Rp 15.500/US$
Waralaba Indonesia Jangan Jago Kandang
Realisasi Anggaran PEN Capai Rp 182,39 Triliun hingga 18 Mei 2021
Kurs Rupiah Kamis, Dibuka Menguat 16 Poin Ke 13.396
BI Prediksi Inflasi Januari 0,42 Persen
Riau Masuk 10 Provinsi yang Paling Besar Endapkan Dana di Bank