sumber foto bisnis.com Pemerintah Arab Saudi menolak kujungan orang asing untuk tujuan umrah maupun kunjungan lain demi mencegah penularan virus Corona di negeri itu. Pengumuman itu disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, yang diteruskan oleh Abdulaziz bin Wazzan, Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi.
Dilansir dari laman bisnis.com, "berdasarkan instruksi yang diterima oleh Kementerian Haji dan Umrah mengenai tindakan pencegahan yang diambil oleh Kerajaan untuk mencegah masuknya virus Corona baru, termasuk beberapa langkah pencegahan lainnya, maka telah dilaksanakan penangguhan masuknya warga non-Saudi ke Kerajaan Saudi untuk tujuan Umrah dan kunjungan lainnya serta penghentian penerbitan visa untuk sementara," tulis pengumuman tersebut yang dikeluarkan hari ini, Kamis (27/2/2020).
Tidak ada penjelasan lebih rinci mengenai batas waktu pemblokiran jemaah umrah, namun terkait dengan hal itu Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi menyarankan agar biro umrah dan agen luar negeri untuk menagguhkan perjalanan umrah dan membatalkan pemesanan.
"Kementerian juga mengkonfirmasi perusahaan2 Umrah dan agen luar negeri untuk membatalkan pemesanan apapun sejak diterbitkannya pengumunan ini sampai pemberitahuan lebih lanjut," kata Abdulaziz bin Wazzan. (GA)
Bertambah 6.753 Kasus, Positif Covid-19 Jadi 772.103 Orang
Begini Strategi Nadiem Makarim Rombak Pendidikan Nasional hingga 2024
Syarat Terbang di Bandara Domestik AP II Selama PPKM Level 4
DPR Ingatkan BPOM Hati-Hati Beri Izin Obat Covid-19, Ini Sebabnya
Anggaran Pendidikan 2022 Naik Jadi Rp 542,8 Triliun
Mulai Februari, Seluruh Perizinan Usaha Bisa Diurus di BKPM