sumber foto cnnindonesia.com
Presiden Joko Widodo menyatakan gugus tugas tingkat RT/RW menjadi kunci pengendalian penyebaran virus corona (Covid-19). Menurutnya, unit masyarakat paling bawah ini menjadi upaya yang paling efektif untuk mengendalikan virus tersebut.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com, "laporan yang saya terima dari para gubernur baik yang menerapkan PSBB maupun yang tidak, kesimpulannya yang paling efektif dalam pengendalian penyebaran Covid ini adalah unit masyarakat yang paling bawah," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas mengenai Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 melalui siaran langsung di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (18/5).
Jokowi meminta agar seluruh kepala daerah memperkuat gugus tugas yang berada di tingkat RT/RW untuk mengendalikan penyebaran corona. Ia mencontohkan pemerintah provinsi Bali yang dinilai berhasil mengendalikan corona dengan mengerahkan desa adat.
"Saya minta seluruh kepala daerah memperkuat gugus tugas di tingkat RT, RW, atau desa. Di Bali misalnya ada desa adat, ini penting sekali, kuncinya di sini, gugus tugas RT/RW, atau desa atau desa adat," katanya.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sejak lama telah meminta pelibatan daerah di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kelurahan, hingga RT/RW untuk mengendalikan penyebaran corona.
Sementara Pemprov Bali diketahui juga melibatkan desa adat untuk menekan penyebaran corona. Perangkat desa adat diyakini lebih membuat masyarakat Bali patuh karena ada nilai-nilai dari leluhur dalam menghadapi wabah.
Di kesempatan yang sama, Jokowi juga ingin fasilitas puskesmas diperkuat untuk menghadapi wabah virus corona. Saat ini tercatat ada 10.134 puskesmas di seluruh Indonesia. Sebanyak 4 ribu di antaranya merupakan Puskesmas yang telah memiliki fasilitas rawat inap.
"Saya minta fasilitas kesehatan di tingkat pertama yaitu Puskesmas harus diperkuat, karena kita punya 10.134 di seluruh tanah air dan 4 ribu di antaranya puskesmas dengan fasilitas rawat inap," ujar Jokowi
Hingga Minggu (17/5) pemerintah pusat mengumumkan ada 17.514 orang di Indonesia yang positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu, 4.129 orang dinyatakan sembuh, dan 1.148 orang lainnya meninggal. (GA)
Vaksin Covid-19 Gratis dan Bayar, Jokowi: Harga Tak Harus Disampaikan ke Publik
Harga Kebutuhan Pokok Naik dari Cabai hingga Minyak Goreng
DPC PERADI Pekanbaru Selenggarakan Silaturrahim
Jokowi Bubarkan 18 Lembaga, Beban Negara Berkurang Ekonomi Diprediksi Membaik
C1 TPS 04 Bj Talela Sampang Dicoret Hingga Suara Prabowo 0, KPU Selidiki
Menaker Ingatkan yang Kena PHK Ada JKP, Tak Perlu Iuran Lagi