sumber foto cnnindonesia.com Sambil menunggu kehadiran vaksin Covid-19 yang siap guna, pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 Nasional terus mengedukasi masyarakat. Melalui edukasi di laman resmi, #SatgasCovid19 meluruskan bahwa vaksin tidak sama dengan obat, vaksin tak bisa disebut sebagai obat suatu penyakit.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com, "vaksin bukanlah obat. Vaksin mendorong pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit Covid-19 agar terhindar dari tertular ataupun kemungkinan sakit berat," tertulis di laman Satgas Covid-19, Minggu (27/12).
Kini, sebanyak 1,2 juta dosis calon vaksin Covid-19 telah berada di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat. Vaksin Sinovac tersebut kini masih terus diawasi penelitiannya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM.
Setelah ada vaksin yang memegang persetujuan edar dan guna dari BPOM, maka vaksinasi nasional akan dilakukan. Tenaga medis menjadi kelompok prioritas yang akan terlebih dahulu menerima vaksin Covid-19. Pemerintah, melalui presiden Joko Widodo berkomitmen bahwa vaksin akan gratis untuk masyarakat, dan tak terkait dengan keanggotaan jaminan BPJS Kesehatan.
"Jadi, setelah menerima masukan dari masyarakat, dan setelah dikalkulasi ulang, melakukan perhitungan ulang mengenai keuangan negara, dapat saya sampaikan vaksin Covid untuk masyarakat gratis," ujar Jokowi dalam keterangan pers, Rabu (16/12).
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah mengamankan anggaran senilai Rp54,44 triliun untuk pemenuhan vaksin corona atau covid-19 secara gratis kepada masyarakat pada 2021.
Untuk menjaga wabah agar tidak memburuk, pemerintah gencarkan program 3T yang mencakup testing atau pemeriksaan, tracing atau pelacakan jejak kasus, dan treatment atau perawatan pasien yang telah terjangkit Covid-19.
Masyarakat juga diminta untuk tetap disiplin terapkan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, serta menjaga jarak dan hindari kerumunan. (GA)
Chery dan BYD Masuk 2022, Invasi Mobil China Makin Kuat di Indonesia
2 Orang Indonesia Positif Kena Virus Corona di Wilayah RI
Data Terbaru Corona Terkait Indonesia, 20 Maret 2020 Pukul 13.00 WIB
Rizieq Shihab, Suntikan Energi Baru Oposisi Kritik Pemerintah
Nadiem Hapus Ujian Nasional Mulai 2021
Ramalan Zodiak Hari Ini: Pisces Jangan Egois, Keuangan Aries Masih Boros