sumber foto merdeka.com Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menilai, naiknya omzet pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ini tidak terlepas dari peran digitalisasi dan kekayaan intelektual.
Dilansir dari laman merdeka.com, pihaknya, melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah memfasilitasi dengan membebaskan biaya pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Setidaknya sudah ada 8.904 UMKM yang telah mendaftarkan produk-produknya.
"Ide-ide usaha UMKM harus jadi prioritas dan lindungi. Saat ini telah ada program difasilitasi berupa pendaftaran HAKI gratis kepada 8.904 UMKM," kata Menteri Sandiaga dalam Webinar Think IP Series, Jakarta, Senin (26/4).
Program ini diharapkan bisa membantu para pelaku UMKM untuk mendaftarkan produk usahanya agar memiliki HAKI. Sehingga mampu mendorong UMKM bangkit dan bisa terus berkembang.
Ide-ide produk UMKM ini, kata Menteri Sandiaga, perlu didukung dan dilindungi. Bahkan, harus menjadi prioritas. "Insyaallah teman-teman dari seluruh Indonesia, Jambi Unesa, Unpas, semua insyaallah kami beri akses kemudahan UMKM mendaftar program ekonomi kreatif pada HAKI," kata Menteri Sandiaga.
Program ini pun telah mendapatkan penghargaan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum dan HAM. Sebab, telah memfasilitasi permohonan Hak Kekayaan Intelektual tertinggi. "Bekraf juga pernah mendapat penghargaan dari DJKI sebagai kementerian/lembaga yang memfasilitasi permohonan Kekayaan Intelektual tertinggi," kata Menteri Sandiaga mengakhiri. (GA)
Harga Emas Batangan 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, 22 Juli 2020
Periode 16—28 Februari 2023, Harga Referensi CPO Menguat, BK dan PE CPO Ditetapkan US$ 169/MT
Larang Ekspor Barang Mentah, Jokowi Tak Takut Dimusuhi Banyak Negara
Rebound, IHSG Dibuka Hijau ke Level 6.102
Harga Minyak Meroket, Pertamina Rugi Jualan Solar Subsidi?
BI: Utang Luar Negeri Indonesia pada November 2020 Sebesar USD 416,6 Miliar