sumber foto suara Hyundai Motor India Limited (HMIL) bersiap untuk meluncurkan sejumlah produk baru dalam beberapa bulan mendatang. Salah satunya, dikabarkan bahwa pembuat mobil asal Korea Selatan tersebut sedang mengembangkan kendaraan listrik kecil untuk pasar domestik.
Dilansir dari laman suara.com. Direktur Penjualan, Pemasaran dan Layanan HMIL, Tarun Garg mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa kendaraan tersebut akan diproduksi secara lokal sebanyak mungkin. "Ketika berbicara tentang mobil dengan mesin pembakaran internal, kami memiliki pendekatan dari bawah ke atas. Dalam listrik, kami mencoba pendekatan sebaliknya," ujar Tarun Garg, dikutip dari Gaadiwaadi. Ia menambahkan, agar mobil listrik berbasis volume berhasil di pasar nasional India, maka dibutuhkan pendukung yang sangat penting. Seperti memiliki infrastruktur pengisian daya yang memadai dan harga baterai yang lebih murah.
Strategi yang dipilih memungkinkan perusahaan untuk menawarkan model elektrifikasi secara agresif. Sebab harga menjadi faktor kunci dalam keberhasilan penjualan. Selain itu, Hyundai dikabarkan juga sedang mengembangkan berbagai aspek pendukung ekosistem mobil listrik. Seperti jaringan penjualan, pengisian daya, proses perakitan, dan manufaktur yang akan datang.
Meskipun tidak memberikan informasi detail terkait waktu peluncuran, Garg menegaskan bahwa harga mobil listrik Hyundai harus ditawarkan dengan harga yang tepat. Hyundai berencana untuk meluncurkan sebanyak enam kendaraan listrik baru di India pada 2028 dengan tambahan investasi. Walauoun saat ini penjualan mobil listrik masih menyumbang kurang dari 1 persen dibandingkan total penjualan. (RF)
Semakin Lengkap, Vespa Hadirkan GTS Super Bernuansa Sporty di Indonesia
Xiaomi Redmi Note 10 5G Bakal Melenggang 22 Juli 2021 di Indonesia
Honda Cross Cub 110 2021 Dapat Versi Edisi Terbatas, Apa Spesialnya?
Tampilan Gagah Toyota Yaris Cross Adventure Mulai Goda Publik
Menkominfo Beberkan Alasan iPhone 12 dan iPhone 13 Belum Bisa Terhubung 5G di Indonesia
Apa Itu Mudik Digital, yang Disarankan Jokowi ke Perantau