sumber foto cnnindonesia.com Direktur Jenderal Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) Willie Walsh mengatakan harga tiket pesawat akan naik. Kenaikan ini dipicu oleh harga minyak global yang terus melonjak akibat perang Rusia-Ukraina. Willie Walsh mengatakan kenaikan harga minyak ini akan dibebankan penuh kepada konsumen.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com. "Penerbangan akan lebih mahal untuk konsumen, tanpa ragu. Harga minyak yang tinggi akan tercermin dalam harga tiket yang lebih mahal," ujar Walsh, mengutip BBC, Selasa (12/7). Ia mengatakan kenaikan bahan bakar telah mencapai rekor tertinggi. Sementara minyak merupakan elemen terbesar dalam biaya dasar pesawat.
Kondisi tersebut diperkirakan akan membuat harga tiket pesawat naik. Sementara itu, harga minyak dunia cenderung stagnan pada Senin (11/7) waktu AS. Pergerakan harga minyak dipengaruhi oleh suplai dan permintaan di tengah pengujian massa covid-19 di China dan ketatnya pasokan. Pasar minyak juga masih gelisah menghadapi rencana negara Barat membatasi impor minyak Rusia. (RF)
Skema Power Wheeling Disebut Rugikan Negara, Ini Alasannya
Mumpung Naik! Cek Harga Emas 24 Karat Antam Hari ini, Rabu 8 Juni 2022
Pakai Gas untuk Pembangkit, PLN Bisa Hemat Rp 4 T
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah Jadi 3,75 Persen, Efektif 1 Oktober 2022
Harga Rumah untuk PNS Diusulkan Mulai Rp 300 Juta
BI Tahan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen pada Oktober 2021