sumber foto cnnindonesia.com Harga minyak naik lebih dari US$2 pada Kamis (11/8) waktu AS atau Jumat (12/8) pagi WIB setelah Badan Energi Internasional mengerek perkiraan pertumbuhan permintaan untuk tahun ini karena melonjaknya harga gas alam. Dilansir dari Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent naik US$2,20, atau 2,3 persen menjadi US$99,60 per barel.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com. Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup naik US$2,41, atau 2,6 persen menjadi US$94,34 per barel. "Harga gas alam dan listrik telah melonjak ke rekor baru, mendorong peralihan gas ke minyak di beberapa negara," kata badan yang berbasis di Paris dalam laporan minyak bulanannya. Hal ini meningkatkan prospek permintaan 2022 sebesar 380 ribu barel per hari (bph). Sebaliknya, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) memangkas perkiraan 2022 untuk pertumbuhan permintaan minyak dunia. Pasalnya, dampak invasi Rusia ke Ukraina, inflasi yang tinggi, dan upaya untuk menahan pandemi masih menjadi perhatian.
OPEC memperkirakan permintaan minyak 2022 akan naik 3,1 juta barel per hari, turun 260 ribu barel dari perkiraan sebelumnya. Selain itu, kenaikan harga juga didorong karena dolar AS yang melemah terhadap mata uang utama lainnya. Penurunan nilai tukar dollar AS seiring dengan inflasi AS yang lebih rendah pada Juli 2022.
Penurunan inflasi ini mendorong para pedagang memutar kembali ekspektasi untuk kenaikan suku bunga Bank Sentral AS alias The Fed. Sebelumnya, kenaikan persediaan minyak AS pekan lalu dan dimulainya kembali aliran minyak mentah pada pipa yang memasok Eropa, sempat menekan kenaikan harga.
Administrasi Informasi Energi AS mengatakan stok minyak mentah negara itu naik 5,5 juta barel dalam minggu terakhir. Selain itu, produk bensin yang dipasok naik menjadi 9,1 juta barel per hari. Kenaikan stok itu menunjukkan permintaan turun 6 persen selama empat minggu terakhir dari tahun sebelumnya. (RF)
Kemenhub Terbitkan Aturan Perjalanan Baru Cegah Varian Omicron, Ini Isinya
Libur Panjang Buat Kasus Corona di Riau Naik? Dinkes: Lihat Dua Pekan Lagi
Mengenal Kebijakan Moneter: Definisi, Tujuan dan Instrumen
Pasien Sembuh Corona di RI Hari Ini Lebih Banyak Dibanding Kasus Positif
Jelang Asian Games 2018, Presiden Jokowi Promosi Terus-terusan
Jokowi Angkat 4 Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Ketua