sumber foto cnnindonesia.com Nilai tukar rupiah berada di level Rp14.838 per dolar AS pada Jumat (19/8) sore. Mata uang Garuda melemah 1,5 poin atau 0,01 persen dari perdagangan sebelumnya. Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp14.858 per dolar AS pada perdagangan hari ini.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com. Mata uang Asia kompak berada di zona merah. Tercatat, won Korea Selatan melemah 0,42 persen, baht Thailand melemah 0,07 persen, peso Filipina melemah 0,12 persen, ringgit Malaysia melemah 0,08 persen dan yen Jepang melemah 0,42 persen.
Sementara, mata uang di negara maju terpantau bervariasi. Euro Eropa menguat 0,01 persen dan poundsterling Inggris melemah 0,31 persen. Lalu, dolar Kanada melemah 0,23 persen, franc Swiss melemah 0,08 persen dan dolar Australia melemah 0,16 persen. Senior Analis Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan pelemahan rupiah ini dipengaruhi oleh kombinasi dari sentimen internal maupun eksternal. Di internal masih ada dorongan positif dengan masih surplusnya neraca dagang Agustus.
Sementara, mata uang di negara maju terpantau bervariasi. Euro Eropa menguat 0,01 persen dan poundsterling Inggris melemah 0,31 persen. Lalu, dolar Kanada melemah 0,23 persen, franc Swiss melemah 0,08 persen dan dolar Australia melemah 0,16 persen. Senior Analis Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan pelemahan rupiah ini dipengaruhi oleh kombinasi dari sentimen internal maupun eksternal. Di internal masih ada dorongan positif dengan masih surplusnya neraca dagang Agustus.
Kemudian dari eksternal ada statement dari pimpinan The Fed yang mengindikasikan kenaikan suku bunga lanjutan. Sebab, level inflasi AS pada Juli 2022 yang sebesar 8,5 persen masih jauh di atas target The Fed sebesar 2 persen. "Oleh karena itu, The Fed masih melihat kenaikan suku bunga Fed Funds Rate akan menjadi respons terhadap inflasi AS yang masih berlanjut tinggi, meskipun harus menghadapi risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi," pungkasnya. (RF)
Ada Kelas Standar BPJS Kesehatan, Gotong Royong Iuran Bakal Hilang?
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, 5 Agustus 2020
3 Mata Uang yang Lebih Rendah dari Rupiah
Daftar 10 Kementerian Paling Gemar Habiskan Duit
Dolar AS Melemah, IHSG Dibuka Positif
Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 4 Maret 2020