sumber foto liputan6.com PT Telkom Indonesia (Persero) terus menancapkan bisnisnya di perusahaan rintisan (startup). Dengan penguatan bisnis digital ini, diharapkan bisa menjadi bagian dari ekosistem digital Tanah Air. Direktur Digital Bisnis Telkom Indonesia M. Fajrin Rasyid menjelaskan salah satu kunci dalam pengembangan startup lokal adalah kolaborasi. "BUMN yang memiliki ekosistem, aset, dan jejaring besar saya yakin akan menjadi mitra tumbuh kembang startup," kata dikutip dari Antara, Selasa (27/9/2022). Fajrin mengatakan, pengelola startup dan perusahaan BUMN perlu berkolaborasi untuk memetakan peluang sesuai kebutuhan pasar serta menggali berbagai potensi yang bisa dikembangkan.
Dilansir dari laman liputan6.com. Kata dia, dalam mendanai startup, perusahaan BUMN tidak hanya mengincar peningkatan modal dari investasi di perusahaan startup, tetapi juga melakukan sinergi terkait keuntungan apa saja yang didapatkan oleh kedua belah pihak. Sebagai contoh, ketika Telkomsel berinvestasi di GoTo, Telkomsel menyediakan paket khusus Telkomsel bagi para pengemudi Gojek, yang mana menjadi benefit bagi kedua belah entitas. "Hal ini tidak hanya menguntungkan startup tetapi juga BUMN itu sendiri yang akan ter-ekspose dengan inovasi-inovasi baru yang mendukung bisnis mereka. Jadi ini merupakan inisiatif yang sangat bagus," ujarnya.(iv)
Presiden Luncurkan Program Literasi Digital Nasional Bersama Ribuan Peserta Daring
Yamaha NMax 155 Connected Dihadirkan untuk Perkuat Posisi Skutik Maxi
Lebih Murah Hingga Rp 21 Juta, Ini Harga Mobil Honda Setelah Diskon PPnBM
Realme C11 dengan Helio G35 Akan Segera Hadir
Mobil Listrik Konsep Lexus Mulai Menggoda Publik, Intip Kecanggihannya
Besok, Samsung Galaxy S20 Plus BTS Edition Sudah Bisa Dipesan di Indonesia