sumber foto cnnindonesia.com Harga jual emas PT Aneka Tambang (Tbk) atau Antam berada di posisi Rp975 ribu per gram pada Selasa (22/11). Harga emas Antam ini turun Rp3.000 dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya. Begitu juga harga pembelian kembali (buyback) turun Rp5.000 ke Rp879 ribu. Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp537 ribu, 2 gram Rp1,8 juta, 3 gram Rp2,81 juta, 5 gram Rp4,65 juta, 10 gram Rp9,2 juta, 25 gram Rp22,98 juta, dan 50 gram Rp45,89 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp91,71 juta, 250 gram Rp229,01 juta, 500 gram Rp457,82 juta, dan 1 kilogram Rp915,6 juta.
Dilansir Dari Laman cnnindonesia.com. Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Pembeli yang tidak menyertakan NPWP dikenakan potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen. Sementara itu, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX menguat 0,09 persen menjadi US$1.756,1 per troy ons. Begitu juga harga emas di perdagangan spot menguat 0,15 persen di US$1.740,6 per troy ons pada pagi ini. Senior Analis DCFX Lukman Leong memperkirakan harga emas akan turun oleh naiknya imbal hasil obligasi AS setelah pernyataan pejabat The Fed yang akan kembali menaikkan suku bunga.
"Emas turun oleh dolar AS dan imbal hasil obligasi AS yg naik, setelah President Fed Cleveland Loretta Mester memberikan statement hawkish apabila mereka perlu lebih banyak data sebelum mulai menghentikan kenaikan suku bunga," katanya kepada CNNIndonesia.com. Hari ini, Lukman memperkirakan harga emas internasional berada dalam rentang support US$1.720 per troy ons dan resistance US$1.750 per troy ons.
(IV)
Cek Dulu Nih! Ini Harga Emas 24 Karat di Pegadaian, Rabu 29 September 2021
BPS Gelar Sensus Sosial Ekonomi Regsosek Mulai 15 Oktober 2022
Industri Farmasi Minta PSBB Tak Hambat Distribusi Obat Covid-19
Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 27 Mei 2020
Rupiah Menguat ke 14.512 per Dolar AS, Ditopang Turunnya Imbal Hasil Obligasi AS
Beli Saham Perusahaan Erick Thohir, Jiwasraya Untung Rp 2,8 Miliar