sumber foto merdeka.com Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membuka peluang hadirnya investor untuk menanamkan modalnya di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Dia optimis kinerja bisnis akan membaik pada tahun depan seiring dengan layanan penerbangan umrah dan haji. Diketahui, kinerja bisnis BIJB yang terletak di Majalengka penuh sorotan. Berbagai isu menerpa, dari mulai akses jalan yang belum memadai, sepinya penumpang hingga maskapai yang menutup penerbangan sejak resmi beroperasi pada tahun 2018.
Dilansir dari laman merdeka.com. Kondisi itu diperparah dengan kondisi pandemi Covid-19. Bisnis BIJB mengandalkan penerbangan kargo. Optimisme terhadap BIJB kembali mengembang setelah menerbangkan jamaah umrah pada November lalu. "Insya Allah setelah Maret akan ramai sekali (jadwal penerbangan), khususnya umrah dan haji. Kemudian arahan presiden harus jadi hub global. maka kita membuka diri ada investor di bidang airport yang sifatnya global," kata dia di Gedung Sate.
Meski demikian, dia memastikan belum mendapatkan calon investor. Kriteria yang dianggap layak masih dalam pembahasan. "Tadi rapat dengan Menhub mengatur kriteria layak atau tidak layak untuk menjadi pemilik saham dari BIJB agar go global. dan belum diumumkan karena masih proses siapa yang akan menjadi mitra global dari BIJB," pungkasnya
(iv)
Konsensus: Inflasi Oktober Masih 'Aman', Cuma 0,11%
Cetak Rekor Lagi, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 746.000/Gram
Mumpung Turun! Cek Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini
APBN 2022 Disiapkan untuk Transisi Pandemi Menjadi Endemi Covid-19
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 24 Januari 2022, Paling Murah Rp 506.000
Pukul 15:00 WIB: Tak Bertenaga, Rupiah Sentuh Rp 14.230/US$