sumber foto infosawit.com Dalam rangka pelaksanaan ketentuan Diktum Ketiga Keputusan Menteri ESDM No. 146.K/HK.02/DJE/2021 tentang Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel Yang Dicampurkan Ke Dalam Bahan Bakar Minyak.
Dilansir dari laman infosawit.com. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konversi Energi (EBTKE) telah menetapkan besaran konversi Crude Palm Oil (CPO) menjadi Biodiesel adalah sebesar US$ 85 per ton, sehingga besaran Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN) Jenis Biodiesel bulan Januari 2023 ditetapkan Rp 11.520,-/liter. “Ditambah ongkos angkut yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2023,” demikian rilis resmi yang diterima infoSAWIT, Kamis (5/1/2023).
Merujuk Surat Dirjen EBTKE Nomor: T-4342/EK.05/DJE.B/2022, menerangkan besaran ongkos angkut mengacu pada besaran maksimal ongkos angkut BBN Jenis Biodiesel yang dicampurkan ke dalam bahan bakar minyak yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri mengenai Harga Indeks Pasar BBN Jenis Biodiesel yang dicampurkan ke dalam bahan bakar minyak. “Sementara, konversi nilai kurs menggunakan referensi rata-rata kurs tengah Bank Indonesia periode 25 November 2022 s.d. 24 Desember 2022 sebesar Rp 15.618,” demikian catat regulasi tersebut.
Harga Emas Pegadaian Ada yang Turun Tapi Banyak yang Naik di 18 Januari 2022, Cek Rinciannya
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Selasa 1 Desember 2020
Kemarin Naik Hari Ini Turun, Emas Mau Kemana?
Jokowi Menang Pilpres 2019, IHSG Dibuka 'Berotot' ke 5.931
Kata Sri Mulyani soal Ungkap Pemda yang Timbun Uang di Bank
Ini Cara Pertamina Percepat Pemulihan UMKM Pariwisata & Ekraf