sumber photo detik.com
IHSG ditutup menguat di level 6,470.00 (+0.92%). Penguatan didorong oleh sektor Basic Ind (+1.81%) dan sektor Konsumer (+1.20%).
Penguatan didorong oleh optimisme investor setelah pelemahan pada perdagangan sebelumnya dianggap sudah oversold. Index secara global juga terlihat cukup kondusif.
Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 25,657.13 (+0.55%), NASDAQ ditutup 7,691.52 (+0.71%), S&P 500 ditutup 2,818.46 (+0.72%).
Pertanda resesi Amerika Serikat mulai mereda dan kembali membangkitkan optimisme investor. Selain itu kelanjutan dari negosiasi dagang pemerintah China siap untuk berkomitmen untuk melakukan reformasi ekonomi.
Perdana Menteri Li Keqiang menegaskan Beijing akan lebih transparan dalam penyusunan kebijakan, melindungi hak atas kekayaan intelektual, dan tidak akan memaksakan transfer teknologi.
IHSG diprediksi menguat. Pergerakan masih cukup fluktuatif dipengaruhi oleh ketidakpastian dari faktor global dikutip dari laman detik.com.
Secara teknikal candlestick IHSG membentuk formasi bullish harami menandakan ada potensi melanjutkan penguatan. Namun penguatan ini diperkirakan hanya akan berlangsung dalam jangka pendek melihat ketidakpastian global saat ini.
Resistance 2 : 6,501
Resistance 1 : 6,485
Support 1 : 6,446
Support 2 : 6,423 (wili
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian, Senin 6 September 2021, Mari Cek!
Menko Airlangga Targetkan Layanan Chemotherapy dan Stroke Service Merata hingga Kabupaten pada 2027
Rupiah Melemah ke Rp14.430 per Dolar AS Dibayangi Omicron
Harga Emas Hari Ini Akhirnya Naik, Ini Rinciannya dari 1 Gram Hingga 1 Kg
Mau Dapat Subsidi Motor Listrik, Simak Syarat dan Caranya
Harga Emas Hari Ini, Kamis 30 Desember 2021, Dipengaruhi Pasar Saham