sumber photo detik.com
Setelah terus rontok sepanjang pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan ini dibuka positif. IHSG naik 11,27 poin (0,18%) ke 6.220,393.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini menyentuh level Rp 14.340. Angka ini naik dari level Rp 14.320 saat penutupan perdagangan kemarin.
Pada pra perdagangan, IHSG naik 16,27 poin (0,26%) ke 6.225,396. Kemudian indeks LQ45 bertambah 3,85 poin (0,40%) ke 976,847.
Membuka perdagangan Senin (13/5/2019), IHSG naik 11,27 poin (0,18%) ke 6.220,393. Indeks LQ45 naiv 3 poin (0,31%) ke 975,995.
Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih hijau dengan naik 16,26 poin (0,26%) ke 6.225,383. Indeks LQ45 naik 4,39 poin (0,45%) ke 977,387.
Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 25,942.37 (-0.54%), NASDAQ ditutup 7,916.94 (+0.08%), S&P 500 ditutup 2,881.40 (+0.37%).
Wall Street berhasil menguat di akhir pekan ini setelah empat hari berturut-turut terus mengalami koreksi. Rebound terjadi setelah Donald Trump dan Menteri Keuangannya Steven Mnuchin menyebutkan pembicaraan dagang antara Amerika dan China berakhir konstruktif, dikutip dari laman detik.com.
Penguatan lebih lanjut juga terjadi setelah beberapa cuitan dari Trump namun akhirnya tertahan setelah Mnuchin menyebutkan tak ada pembicaraan dagang lebih lanjut. Pernyataan dari Gedung Putih menunjukkan adanya harapan dari perjanjian dagang antara Amerika dan China.
Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak negatif pagi ini. Berikut pergerakannya:
* Indeks Nikkei 225 turun 80 poin ke 21.264,84
* Indeks Hang Seng libur
* Indeks Komposit Shanghai turun 20,75 poin ke 2.918,46
* Indeks Strait Times turun 36,89 poin ke 3.236,61 (wili)
Emas Antam Makin Murah Hanya Rp933 Ribu per Gram
Harga Emas 24 Karat Pegadaian Hari Ini, 3 Agustus 2020
Harga TBS Sawit Riau Periode 28 Desember-3 Januari 2022 Turun Rp 13,41/Kg, Cek Harganya
Dolar AS Sentuh Rp 14.500 (Lagi)
Harga Pertalite & Pertamax Terbaru 30 Mei 2022 di Seluruh SPBU, Cek di Sini!
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Jumat 15 Juli 2022, UBS dan Antam Beda Arah