sumber photo detik.com
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini masih tinggi. Mata uang Paman Sam sempat sentuh Rp 14.500-an lagi.
Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Jumat (17/5/2019). Dolar AS terpantau di level Rp 14.444.
Hingga pagi ini dolar AS terpantau bergerak dari level Rp 14.431 hingga Rp 14.522. Pergerakan mata uang Paman Sam ini memang naik turun setelah sebelumnya juga sempat menyentuh RP 14.500-an.
Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan pada Mei 2019 nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami pelemahan. Ini terjadi akibat ketidakpastian global serta pola musiman peningkatan permintaan valuta asing.
"Setelah sebelumnya menguat pada April 2019, nilai tukar rupiah pada 15 Mei 2019 tercatat melemah 1,45% secara point to point dibandingkan dengan level akhir April 2019 dan 1,36% secara rerata dibandingkan rerata April 2019," kata Perry dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta, Kamis (16/5/2019).
Dia mengatakan, nilai tukar rupiah yang melemah pada Mei 2019 tidak terlepas dari pengaruh sentimen global terkait eskalasi perang dagang sehingga memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, dikutip dari laman detik.com.
Selain itu, pola musiman peningkatan permintaan valas untuk kebutuhan pembayaran dividen nonresiden turut mempengaruhi pelemahan rupiah. (wili)
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan! Jumat 11 Maret 2022
Mei 2019, Ekspor RI Turun 8,9% Jadi US$ 14,7 Miliar
Fakta Sex Toys dan Rokok Ilegal Jadi Daftar Teratas Pelanggaran Bea Cukai
Bank Indonesia: Cadangan Devisa Mei Naik Menjadi USD 130,5 Miliar
Siap-siap! 3 Juta Rekening Ditransfer Bantuan Rp 600 Ribu Pekan Ini
Harga Emas Antam Naik ke Rp 662.000