sumber photo detik.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka hijau pagi ini. Kondisi aksi 22 Mei di depan Bawaslu dan sejumlah titik di Jakarta yang mulai kondusif direspons positif oleh pasar.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 14.444. Penguatan dolar AS mereda seiring dengan mulai membaiknya kondisi Jakarta usai aksi demo kemarin.
Pada pra perdagangan, IHSG naik 9,879 poin (0,16%) ke 6.042,575. Indeks LQ45 bertambah 1,965 poin (0,21%) ke 945,924.
Membuka perdagangan Jumat (24/5/2019), IHSG melanjutkan penguatan 13,727 poin (0,23%) ke 6.046 dan indeks LQ45 naiik 2,796 poin (0,30%) ke 945,755.
Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG kian menguat,naik 23,686 poin (0,39%) ke 6.056,382. Indeks LQ45 bertambah 4,793 poin (0,51%) ke 948,752.
Sementara itu, bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam zona merah, di mana Dow Jones turun 1.11%, S&P 500 melemah 1.19% dan Nasdaq Composite negatif 1.59%.
Pelemahan yang terjadi seiring dengan kekhawatiran pelaku pasar terhadap perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang kembali memanas. Setelah tanggapan dari China yang menyebut AS perlu memperbaiki kebijakannya yang telah memasukkan Huawei Technologies Co Ltd ke daftar hitam, hal ini dinilai akan berdampak negatif jika tidak ada respon positif dari AS, dikutip dari laman detik.com.
Perdagangan bursa saham Asia sendiri mayoritas bergerak negatif pagi ini. Berikut pergerakannya:
(wili)
Kimia Farma Dapat Tambahan Pasokan 6 Juta Masker sampai April
Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 4 Oktober 2019, Naik Rp2.000 per Gram
Apa Manfaat Buat RI Ikut Perjanjian Dagang 15 Negara?
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Selasa 8 Juni 2021, UBS Naik, Antam Turun!
Kartu Pra Kerja Bakal 'Ditambah' 400 Ribu Lagi
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Jumat 15 Juli 2022, UBS dan Antam Beda Arah