sumber photo detik.com
IHSG ditutup menguat di level 6,057.35 (+0.41%), Penguatan didorong oleh Infrastruktur (+1.73%) dan MISC-IND (+0.82%). IHSG bergerak menguat didorong optimisme pasar merespon kondisi politik yang mulai kondusif.
Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 25,585.69 (+0.37%), NASDAQ ditutup 7,637.01 (+0.11%), S&P 500 ditutup 2,826.06 (+0.14%).
Bursa Amerika ditutup menguat seiring dengan aura positif adanya pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menegaskan bahwa negosiasi perang dagang dengan China secepatnya selesai. Ekonom JPMorgan, pada Jumat kemarin menurunkan proyeksi mereka tentang ekonomi AS dan memangkas pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2019 menjadi hanya 1% dari perkiraan sebelumnya 2,25%.
Adapun pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam di kuartal pertama-2019 sebesar 3,2%. Para ekonom menyalahkan data manufaktur AS yang lemah, dan mencerminkan tanda-tanda perlambatan ekonomi global. Kondisi ini akibat perang dagang yang mulai berdampak.
IHSG diprediksi melemah. IHSG berpotensi mengalami koreksi melihat tekanan dari sentimen global yang kembali memanas. Secara teknikal candlestick membentuk doji shooting star mengindikasikan potensi akan mengalami koreksi dalam jangka pendek, dikutip dari laman detik.com.
Resistance 2 : 6,101
Resistance 1 : 6,079
Support 1 : 6,036
Support 2 : 6,015 (wili)
Harga Emas Hari Ini 20 Oktober, 'Mogok' Lagi di Rp1,008 Juta
Rupiah Rontok, Dolar AS Perkasa di Rp 14.159
Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Stabil di Rp 774 Ribu per Gram
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Selasa 29 September 2020
Subsidi Pupuk di 2023 Turun Menjadi Rp24 Triliun
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Turun Tipis Mulai dari Rp520.000