riaupos.co
Longsor yang terjadi di sekitar Sungai Indragiri, tepatnya pada ruas Jalan Rengat-Kuala Cenaku belum mendapat penanganan oleh Pemerintah Provinsi Riau.
Akibatnya, masyarakat yang melintas di jalan tersebut sampai terjebak macet selama berjam-jam. Hal itupun sangat disesalkan oleh masyarakat.
Mendapati kondisi tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Riau Abdul Wahid meminta agar Pemprov Riau segera bertindak. Karena kemacetan yang terjadi dirasa sangat merugikan masyarakat.
’’Iya bahkan saya sendiri juga sempat terjebak macet disana,’’ ujar Wahid saat dikonfirmasi Riau Pos, Kamis (6/6/2019).
Dari keterangan Wahid, longsor di lokasi tersebut sebetulnya sudah lama terjadi. Namun tidak ditangani oleh pemerintah. Padahal status jalan tersebut merupakan milik provinsi. Selain tidak mendapat penanganan, di lokasi juga tidak ada pihak berwenang seperti Dinas Perhubungan yang mengatur lalu lintas. Sehingga kondisi kemacetan semakin parah akibat pengendara saling mendahului.
’’Jika belum bisa ditangani, seharusnya dilakukan buka tutup jalan. Supaya pengendara tidak terjebak macet akibat saling mendahului,’’ tegas Ketua DPW PKB Riau itu, dikutip dari laman riaupos.co.
Diketahui sebelumnya, masyarakat yang akan menuju kota Tembilahan dari kota Rengat atau sebaliknya, harus lebih bersabar lagi. Pasalnya, pada ruas jalan Rengat-Kuala Cenaku diberlakukan sistem satu arah buka tutup jalan akibat jalan longsor disekitar sungai Indragiri sehingga terjadi kemacetan yang cukup panjang. (wili)
Sudah Sebulan Terjadi Penurunan, Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Pekan Ini Rp1.865,81 per Kg
Syarat Korban PHK Bisa Dapat Jaminan Kehilangan Pekerjaan
Riau Kirim Rp60 Juta untuk 6 Warga yang Terjebak di Wuhan
Rapat dengan BPN, Pansus Sengketa Lahan Pertanyakan HGU Perkebunan di Bengkalis
Tenaga Medis di Riau Positif Corona, Diduga Tertular Pasien COVID-19 yang Tidak Jujur
Datangi Pasar, Dinkes Riau Temukan Banyak Warga Tak Bermasker Padahal PSBB