sumber photo detik.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka negatif pagi ini. IHSG menukik setelah dua hari berturut-turut mengalami penguatan.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di Rp 14.150. Lebih kuat dibandingkan posisi sebelumnya di Rp 14.135.
Pada pra perdagangan, IHSG turun ke 6.362,958. Sementara indeks LQ45 ikut turun ke 1.017,603.
Membuka perdagangan Rabu (3/7/2019), IHSG turun 2,280 (0,04%) ke 6.382. Indeks LQ45 berkurang 1,267 poin (0,12%) ke 1.021,928.
Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG malah kembali melemah ke 6.381. Indeks LQ45 juga turut melemah ke 1.020.
Dari luar negeri, Bursa Amerika Serikat ditutup menguat semalam. Dow Jones ditutup 26,786.68 (+0.26%), NASDAQ ditutup 8,109.09 (+0.22%), S&P 500 ditutup 2,973.01 (+0.29%). Bursa US ditutup menguat, namun investor kini memiliki kecemasan baru yaitu perang dagang antara US - Eropa.
Presiden Trump telah memberikan tarif baru kepada Uni Eropa senilai US$4 miliar pada produk konsumer seperti whiskey, keju dan lainya, dikutip dari laman detik.com.
Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak positif negatif ini. Berikut pergerakannya:
(wili)
Transaksi Tembus Rp 19 T, IHSG Ditutup Naik Tipis ke 6.358
Rupiah Melemah ke Rp14.430 per Dolar AS Dibayangi Omicron
Naik Lagi! Cek Harga Emas Antam Hari Ini, Selasa 25 Januari 2022
Lakukan Transformasi, PT Pertamina Power Indonesia Ubah Nama dan Logo Jadi Pertamina NRE
Harga Emas 24 Karat Antam Kamis 29 Juli 2021 Naik Nih, Gaes!
OJK Bakal Wajibkan Penawaran Produk Asuransi Harus Direkam