sumber photo detik.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka negatif pagi ini. IHSG masih harus melanjutkan pelemahan setelah dibuka turun 10,13 poin (0,15%) ke 6.363.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 14.140. Angka ini lebih tinggi dibanding posisi pembukaan hari ini.
Pada pra perdagangan, IHSG turun 13,26 poin (0,2%) ke 6.360,214. Sementara indeks LQ45 ikut turun 3,5 poin (0,34%) ke 1.015,218.
Membuka perdagangan Senin (8/7/2019), IHSG turun 10,13 poin (0,15%) ke 6.363. Indeks LQ45 berkurang 4,1 poin (0,4%) ke 1.014,989.
IHSG masih melanjutkan pelemahan hingga pukul 09.05 waktu JATS. IHSG turun 16,5 poin (0,26%) ke 6.356,928 dan Indeks LQ45 melemah 5,3 poin (0,53%) ke 1.013,744.
Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 26,922.12 (-0.16%), NASDAQ ditutup 8,161.79 (-0.10%), S&P 500 ditutup 2,990.41 (-0.18%). Bursa saham US ditutup melemah.
Data pekerjaan US meningkat sebanyak 224,000 pada bulan Juni, jauh lebih tinggi daripada ekspektasi para ekonom yaitu 165,000. Hal ini memberikan sinyal, dorongan untuk meningkatkan suku bunga The Fed tidak akan terjadi dalam waktu dekat, karena data pekerjaan yang diantisipasi investor dapat menjadi pencetus turunnya suku bunga The Fed justru lebih dari baik. Sedangkan pasar Asia pada pagi hari ini dibuka melemah dibayangi oleh hilangnya ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dalam waktu singkat. Sentimen ini masih bersifat jangka pendek, dikutip dari laman detik.com.
Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak negatif pagi ini. Berikut pergerakannya:
* Indeks Nikkei 225 berkurang 190 poin ke 21.556
* Indeks Hang Seng turun 437 poin ke 28.337
* Indeks Komposit Shanghai turun 54 poin ke 2.956
* Indeks Strait Times melemah 30 poin ke 3.336 (wili)
Uang Baru Rp75.000 Hanya Dicetak 75 Juta Lembar, Bukan untuk Kegiatan Ekonomi
Gaji Rp 5 Juta Sebulan Kena Pajak 5%, Beneran Nih?
UMK Academy Bawa Hampir 500 UMK Tembus Pasar Internasional
Masih Kuat Nanjak, IHSG Dibuka Positif ke 6.312
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Kamis 24 September 2020
BI Rate Turun, Dunia Usaha Akan Bergairah