sumber foto cnnindonesia.com Amazon dikabarkan berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 10 ribu karyawan. Berdasarkan sumber The New York Times yang dilansir CNN, Selasa (15/11), PHK kemungkinan dimulai pada awal pekan ini. PHK tersebut kemungkinan mencakup staf yang bekerja di perangkat Amazon (seperti asisten suaranya Alexa), serta orang-orang di divisi ritel dan sumber daya manusia, menurut laporan itu. Namun jumlahnya karyawan yang terdampak bisa berubah. Senin kemarin, The Wall Street Journal juga melaporkan Amazon akan memberhentikan ribuan pekerja dengan mengutip seseorang yang mengetahui masalah tersebut.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com. Amazon menjadi perusahaan terbaru yang masuk ke deretan perusahaan teknologi yang telah mengumumkan PHK signifikan dalam beberapa pekan terakhir.Pekan lalu, induk Facebook, Meta mengumumkan merumahkan 11.000 karyawan. PHK dilakukan di tengah ketidakpastian ekonomi dan penurunan tajam permintaan. Padahal, banyak raksasa teknologi menambah staf selama pandemic. Awal bulan ini, Amazon mengatakan membekukan perekrutan perusahaan "untuk beberapa bulan ke depan," mengutip ketidakpastian ekonomi dan "berapa banyak orang yang telah kami pekerjakan" dalam beberapa tahun terakhir.
Perusahaan dengan cepat menambah jumlah karyawannya saat pandemi lantaran konsumen mengubah kebiasaan dan pengeluaran untuk belanja melalui e-commerce. Dalam laporan pendapatan terbarunya, perusahaan memperkirakan pendapatannya untuk kuartal liburan akan lebih rendah dari yang diperkirakan para analis. Awal bulan ini, Amazon mengatakan membekukan perekrutan perusahaan "untuk beberapa bulan ke depan," mengutip ketidakpastian ekonomi dan "berapa banyak orang yang telah kami pekerjakan" dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan dengan cepat menambah jumlah karyawannya saat pandemi lantaran konsumen mengubah kebiasaan dan pengeluaran untuk belanja melalui e-commerce. Dalam laporan pendapatan terbarunya, perusahaan memperkirakan pendapatannya untuk kuartal liburan akan lebih rendah dari yang diperkirakan para analis.
(IV)
Amerika Minggir Dulu, Investor Emas Lagi Bahagia Bareng China
Dolar AS Masih Betah di Rp 14.065
Harga CPO KPBN 12 Desember 2022 Melorot Rp 389/kg
Tertinggi dalam Sejarah, Harga Cangkang Sawit Tembus USD 118 per Ton
Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini 23 Mei 2022, Mulai Rp542.000
Aksi Demonstrasi, BI Berharap Aliran Modal Kembali Masuk