sumber photo detik.com
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini tembus ke bawah level Rp 14.000. Mengutip data perdagangan Reuters, Senin (15/7/2019), nilai tukar dolar AS terhadap rupiah tercatat berada di level Rp 13.945.
Data RTI mencatat angka ini menguat 62 poin (0,44%) sepanjang hari ini. Hingga pukul 09.45 WIB, dolar AS tercatat bergerak di level Rp 13.945 hingga Rp 14.000.
Dolar AS sendiri tercatat mulai bergerak ke bawah level Rp 14.000 sejak Sabtu (13/7) lalu. Pertemuan Presiden Jokowi dan Ketum Gerinda Prabowo Subianto bisa jadi sentimen positif pendukung menguatnya rupiah.
Jika ditarik dalam lima hari terakhir, posisi ini tercatat yang paling tinggi buat rupiah, dan terendah berada di level Rp 14.250. Posisi ini bahkan menjadi yang paling rendah sejak Februari 2019 yang sempat menyentuh level Rp 13.920-an.
Dari data RTI, rupiah menjadi salah satu mata uang yang paling kuat menekan mata uang Paman Sam. Dolar AS tercatat menguat terhadap won Korsel, yen Jepang, dan franc Swiss, sementara kalah dari dolar New Zealand, rupiah, dan baht Thailand.
Sedangkan rupiah tercatat menguat terhadap hampir seluruh mata uang negara utama dunia. Rupiah hanya kalah dari dolar New Zealand, namun unggul paling kuat terhadap won Korsel, peso Filipina, dan ringgit Malaysia, dikutip dari laman detik.com. (wili)
Diminta Buat Harga Acuan Minyak Sawit Juni 2023, Bappebti Nego ke Mendag
Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 26 Mei 2020
Harga Emas Antam Turun Rp 2.000/Gram
Mau Satukan Dana Pensiun BUMN, Erick Thohir Butuh Restu Sri Mulyani
Harga Emas Antam Naik Rp 2.000 ke Rp 707.000/Gram
Pemerintah Proyeksi Ekonomi RI Kuartal II Bisa 5,1%