sumber photo detik.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun tipis pagi ini. IHSG turun 2 poin (0,01%) ke 6.398.
Penantian pengumuman bunga acuan Bank Indonesia (BI) tampaknya masih membuat investor wait and see mengambil keputusan.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini menguat ke level Rp 13.945. Angka ini lebih tinggi dibanding posisi pada penutupan kemarin yang berada di level Rp 13.927.
Pada pra perdagangan, IHSG turun 6 poin (0,1%) ke 6.395. Sementara indeks LQ45 berkurang 1,7 (0,17%) ke 1.023.
Membuka perdagangan Rabu (17/7/2019), IHSG turun 2 poin (0,01%) ke 6.398. Indeks LQ45 sendiri turun 0,9 (0,1%) ke 1.024.
IHSG masih terus negatif hingga 6 poin (0,1%) ke 6.395 pada pukul 09.05 waktu JATS. Sedangkan Indeks LQ45 berkurang 2,7 poin (0,27%) ke 1.023.
Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 27,335.63 (-0.09%), NASDAQ ditutup 8,222.80 (-0.43%), S&P 500 ditutup 3,004.04 (-0.34%).
Bursa US ditutup melemah setelah President Trump menyatakan bahwa negosiasi atas perang dagang masih akan berlangsung sangat lama sedangkan US masih bisa menambahkan tarif sebesar US$325 miliar bila diinginkan. Hal ini menjadi sentimen negatif bagi para investor yang sebelumnya percaya perang dagang akan usai. Selain itu musim laporan keuangan akan meningkatkan volatilitas transaksi saham di bursa secara global, dikutip dari laman detik.com.
Perdagangan bursa saham Asia sendiri bergerak variatif pagi ini. Berikut pergerakannya:
(wili)
Stop Ekspansi Batu Bara, UNTR Incar Emas Hingga Nikel
Perppu Cipta Kerja Bakal Beri Kepastian Hukum Bagi Investor
Nasib! Sudah Anjlok 2%, Harga Emas Diramal Merosot Terus
Mulai Pulih, Ekonomi RI di 2022 Diyakini Capai 5,3 Persen
Rupiah Kian Menguat ke Level Rp14.852 per Dolar AS Sore Ini
Kemiskinan Masih Menjamur di Sekitar Perkebunan Kelapa Sawit