sumber photo detik.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka negatif pagi ini. IHSG dibuka turun 12 poin (0,19%) ke 6.382.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini menguat ke Rp 13.975. Lebih tinggi 10 poin dibanding penutupan perdagangan Rabu (16/7) kemarin.
Pada pra perdagangan, IHSG turun 9,5 poin (0,14%) ke 6.385. Sementara indeks LQ45 berkurang 2 (0,2%) ke 1.020.
Membuka perdagangan Kamis (17/7/2019), IHSG turun 12 poin (0,19%) ke 6.382. Indeks LQ45 sendiri turun 4 (0,4%) ke 1.018.
IHSG masih terus negatif hingga 17 poin (0,27%) ke 6.376 pada pukul 09.05 waktu JATS. Sedangkan Indeks LQ45 berkurang 5 poin (0,49%) ke 1.019.
Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 27,335.63 (-0.09%), NASDAQ ditutup 8,222.80 (-0.43%), S&P 500 ditutup 3,004.04 (-0.34%).
Bursa US ditutup melemah setelah President Trump menyatakan bahwa negosiasi atas perang dagang masih akan berlangsung sangat lama sedangkan US masih bisa menambahkan tarif sebesar US$325 miliar bila diinginkan. Hal ini menjadi sentimen negatif bagi para investor yang sebelumnya percaya perang dagang akan usai. Selain itu musim laporan keuangan akan meningkatkan volatilitas transaksi saham di bursa secara global, dikutip dari laman detik.com.
Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak negatif pagi ini. Berikut pergerakannya:
(wili)
Pagi Ini Rupiah Rontok, Dolar AS Lompat ke Rp 14.130
2018, Citilink Optimis Terbangkan 15,7 Juta Penumpang
Pedagang Pasar dan Pengusaha Tolak Rencana PPN Sembako
Emas Antam Dijual Rp 664.000/Gram
Warga Jakarta Dilarang Pakai Air Tanah, Tarif Laundry Kiloan Bakal Naik?
Akhir Bulan, Harga Emas Antam Stagnan di Rp928.000/Gram