sumber photo detik.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif hingga akhir sesi perdagangan hari ini. IHSG turun 76 poin (1,19%) ke level 6.325.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sore ini turun ke level Rp 13.975.
Pada pra perdagangan, IHSG turun 22,161 poin (0,35%) ke 6.379. Indeks LQ45 berkurang 5,851 poin (0,57%) ke 1.018,504.
Membuka perdagangan Jumat (26/7/2019), IHSG melanjutkan pelemahan 24,434 poin (0,35%) ke level 6.378. Indeks LQ45 turun 6,617 poin ke 1.017.
Pada pukul 09.05 JATS, IHSG masih melemah 28 poin (0,44%) ke 6.374. Indeks LQ45 berkurang 7,9 poin ke 1.016.
Hingga sesi I berakhir, IHSG turun 85 poin (1,34%) ke level 6.315. Sedangkan indeks LQ45 turun 16,8 poin (1,65%) ke level 1.007.
Sesi II perdagangan, IHSG kemudian ditutup negatif 76 poin (1,19%) ke level 6.325. Sedangkan indeks LQ45 turun 15 poin (1,4%) ke level 1.009.
Perdagangan saham ditransaksikan 490.058 kali dengan nilai Rp 7,9 triliun. Sebanyak 118 saham menguat, 307 saham turun dan 117 saham stagnan.
Sementara itu, bursa saham Wall Street pada perdagangan semalam (25/7) kompak ditutup dalam zona merah, di mana Dow Jones melemah 0,47%, S&P500 turun 0,53% dan Nasdaq negatif 1%.
Adapun penurunan pada indeks terbebani oleh rilisnya kinerja keuangan di antaranya, Ford Motors yang harga sahamnya tercatat melemah 7,45% setelah melaporkan laba yang lebih rendah daripada prediksi dan harga saham Align Technology yang turun 27% juga akibat kinerja dan pendapatan yang lebih rendah daripada perkiraan, dikutip dari laman detik.com.
Sementara itu sentimen negatif lain datang dari luar yakni, komentar Gubernur European Central Bank (ECB) Mario Draghi yang mengecewakan pasar. ECB memberikan sinyal untuk pelonggaran moneter. (wili)
Rupiah Gagal Tembus Rp 14.000/US$ Pekan Ini, Cek Penyebabnya
Ketok Palu Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari ini, 15 Juni 2022, Turun Banyak!
Viral Aksi Pamer Kekayaan, Segini Gaji dan Tunjangan Pejabat Bea Cukai
Harga SUN Bergerak Variatif, Ini Seri Pilihan Mirae Asset Sekuritas
Sempat Tersungkur di Hadapan Powell, Emas Kemudian Bangkit