sumber photo detik.com
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) paling parah terjadi di Kabupaten Pelalawan, Riau. Jarak pandang di wilayah ini terganggu.
"Asap di kampung kami sangat parah, luar biasa pekatnya asap. Tadi pagi paling parah (jarak pandang) hanya sekitar 300 meter saja," kata Syamsul (45) warga Kecamatan Langgam, Pelalawan, Kamis (1/8/201).
Menurutnya, sudah sepekan karhutla membara di kampung mereka. Kawasan yang terbakar lahan gambut yang kedalamannya lebih dari 3 meter.
"Hari ini kabut asapnya sangat parah sekali. Sangat pekat, sudah membahayakan buat kesehatan warga," katanya.
Warga di Pangkalan Kerinci juga merasakan imbasnya. Di kawasan ini juga diselimuti asap tebal.
"Makin parah saja asap sekarang, jarak pandang kita terbatas, apa lagi pagi hari tak sampai 1 Km kalau di sini," kata warga, Budi Asfandi.
Merujuk data BMKG Pekanbaru hari ini, titik panas paling banyak berada di Kabupaten Pelalawan. Ada 39 titik panas di Pelalawan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger membenarkan kawasan terbakar paling luas di Pelalawan, dikutip dari laman detik.com.
"Tim Satgas baik darat dan udara terus berupaya melakukan pemadaman di lokasi. Dari udara kita lakukan water bombing. Kebakaran lahan ada di Kecamatan Langgam, Kecamatan Pangkalan Kuras. Sebagian sudah dilakukan pendinginan," kata Edwar. (wili)
Sore Ini Presiden Jokowi Dijadwalkan Berkunjung ke Riau, Pemprov Lakukan Persiapan
Zapin Api Meriahkan Hari Jadi
Edy Nasution: Salah Kalau Kerabat atau Saudara Menduduki Jabatan, Jika Prosesnya tak Benar Silahkan
Harga TBS Kelapa Sawit Pekan Ini di Riau, Tembus Rp 2000 per Kilogram, Harga TBS Kelapa Sawit Naik
Triwulan I, Target PAD Pemko Pekanbaru Tak Maksimal
Perusahaan di Riau Diminta Tetap Bayar Upah Pekerja yang Terkena Covid-19