sumber photo detik.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka negatif pagi ini. IHSG melemah ke level 6.055.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini di level Rp 14.335. Dolar AS cenderung menguat.
Pada pra perdagangan, IHSG melemah 70,612 poin (1,14%) ke 6.105. Indeks LQ45 juga turun 18,682 poin (1,91%) ke 957,067.
Membuka perdagangan Selasa (6/8/2019), IHSG melanjutkan pelemahan 106 poin (1,79%) ke 6.055. Indeks LQ45 juga turun 18 poin (1,91%) ke 957.
Sementara itu, pada perdagangan semalam (5/8) bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam zona merah, tercatat Dow Jones melemah 2,90%, S&P 500 turun 2,98% dan Nasdaq jatuh sebesar 3,47%.
Pelemahan tersebut terjadi setelah adanya currency war yang terjadi akibat perang dagang yang kian memanas sejak akhir pekan kemarin, di mana Amerika Serikat (AS) menuduh bahwa China telah sengaja melemahkan mata uang mereka atau yuan yang pada perdagangan kemarin jatuh ke level terendah selama 11 tahun terakhir terhadap dolar AS, dikutip dari laman detik.com.
Sementara pasar menilai langkah tersebut merupakan serangan balasan dari China terhadap AS yang pada akhir pekan lalu berencana menaikkan tarif impor barang China sebesar 10%.
Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak negatif pagi ini. Berikut pergerakannya:
(wili)
Warga RI Siap-Siap, Deretan Pajak Ini Bisa Berlaku di 2022!
'Ibu-Ibu Tolong Indonesia, Jangan Pelit Membelanjakan Uangnya'
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Rabu 13 Januari 2021
Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 per Gram, Berikut Daftarnya per 4 Oktober 2022
OSO Securities: IHSG Bergerak Menguat di Kisaran 6.460-6.537
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Kamis 1 April, Antam Turun Lagi Bun!