sumber foto cnbcindonesia.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bicara soal pengelolaan utang pemerintah. Mantan Managing Director World Bank ini mengklaim rasio utang pemerintah terhadap PDB masih cukup terjaga.
Dikutip dari laman cnbcindonesia.com, "posisi utang rasio 30% dari PDB. Akan terus dijaga terhadap PDB. Jika lihat Jepang sampe 200% PDB dan Malaysia sekalipun rasio utang di atas 50% PDB dari ekonominya," kata Sri Mulyani di Gedung DPR, Senin (4/11/2019).
Ia berjanji akan mengelola utang ini dengan penuh kehati-hatian. Termasuk dari sisi jumlah dan pertumbuhannya.
"Utang kita sudah mengalami penurunan. Desain dari APBN jaga agar efisiensi utang dikendalikan secara tren dan keuntungan dari kita sendiri. Juga dari sisi kesehatan dan dari APBN," katanya.
Lebih jauh, Sri Mulyani mengatakan pada APBN 2020 nanti defisit akan dirancang sesuai dengan batasan. Nantinya defisit APBN ini akan diprioritaskan untuk mendukung APBN yang sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.
"SDM Prioritas untuk majunya Indonesia. Dalam hal ini pendidikan dan kesehatan akan jadi dua komponen terbesar," terangnya. (GA)
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Rabu 29 Juni 2022. Cek Daftarnya di Sini!
Naik Nih! Harga Emas 24 Karat di Pegadaian, Selasa 18 Mei 2021
Menengok Potensi Pasar Kripto di Awal 2023
Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini Turun, Potensi Beli
Pemerintah Kucurkan Rp526,54 M untuk Infrastruktur KTT G20 di Bali
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, 26 Oktober 2020