sumber foto bisnis.com Presiden Joko Widodo mengajak Pemerintah Jepang untuk memperkuat investasi di bidang kelautan, terutama yang berada di Pulau Natuna.
Dilansir dari laman bisnis.com, keinginan tersebut dikemukakan Presiden Jokowi ketika bertemu dengan Menteri Luar Negeri Mothegi Toshimitsu di Istana Merdeka, Jumat (1/10/2020).
“Saya ingin mengajak Jepang melakukan investasi di Natuna dan saya mengapresiasi kerja sama di Natuna, yaitu pembangunan sentra kelautan dan perikanan terpadu untuk fase pertama,” katanya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno L. P. Marsudi menambahkan komitmen Jepang untuk berinvestasi di pulau-pulau terluar di Indonesia sebenarnya merupakan komitmen lama. Jadi, setelah pembicaraan di level tingkat tinggi, implementasi investasi itu segera dibahas di tingkat tim teknis.
“Antara lain bisa, macem-macem ya. Termasuk mengenai pelatihan untuk instruktur diving, dan sebagainya. Macem-macem. Infrastruktur sudah pasti,” tekannya. Pada pertemuan tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (GA)
Siap-siap Naik! Harga Pertamax Lagi Dikaji Pertamina
Uang Beredar Tembus Rp7.810,9 T per Maret 2022
Rupiah Menguat ke Rp15.037 per Dolar AS Awal Pekan Ini
Ditopang Saham Tambang, IHSG Naik ke 6.320
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Senin 14 Juni 2021, Stagnan
Strategi Petani Kelapa Sawit Lawan Uni Eropa di WTO