sumber foto techno.okezone.com Teknologi otomasi berkembang memberikan dampak terhadap bidang tenaga kerja maupun industri. Menurut Analisa McKinsey Global Institute, otomasi berpotensi meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) di Indonesia.
Dilansir dari laman techno.okezone.com, teknologi otomasi bisa meningkatkan penghasilan tenaga kerja serta memberikan peluang bisnis bagi pelaku usaha. Teknologi ini juga membantu mempercepat laju pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja bagi 25 juta angkatan kerja baru di Indonesia pada 2030. Dengan penerapan teknologi, 16 persen dari total jam kerja di Indonesia akan dapat diotomasikan.
Pertumbuhan lapangan pekerjaan kemungkinan akan mengubah komposisi berbagai sektor dalam perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Kebutuhan tenaga kerja di sektor konstruksi dan manufaktur akan terus meningkat, begitu juga sektor akomodasi dan makanan, pendidikan, kesehatan, serta perdagangan ritel dan grosir. Akan tetapi, pekerjaan yang bersifat rutin dan terprediksi akan rentan terhadap otomasi, seperti pekerjaan pengumpulan dan pemrosesan data. (GA)
Ngejreng! Ini Mobil Listrik Honda E Edisi Spesial, Cuma 50 Unit
Lawan Gojek & Grab, Maxim Bakal Beroperasi di 20 Kota
NASA Deteksi Galaksi Bergerak Menjauh dari Bumi, Kecepatan 3,5 Juta Mil per Jam
Ulang Tahun ke-15, Gmail Dapat Fitur Baru
Facebook Dikenai Gugatan Class Action Atas Template Foto
Warren Buffett, Investor Apple yang Pakai Ponsel Jadul Samsung