sumber foto cnbcindonesia.com
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta semua negara untuk meningkatkan program pengujian mereka sebagai cara terbaik untuk memperlambat kemajuan pandemi Covid-19.
Dilansir dari laman cnbcindonesia.com, "kami memiliki pesan sederhana untuk semua negara, yakni tes, tes, tes. Semua negara harus dapat menguji semua kasus yang dicurigai (Covid-19). Mereka tidak dapat memerangi pandemi ini dengan mata tertutup," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat konferensi pers di Jenewa, Senin (16/3/2020) waktu setempat.?
Di Amerika Serikat, pemerintahan Trump mendapat kecaman dari para kritikus karena dinilai lambat dalam menangani masalah ini. Wakil Presiden AS Mike Pence berjanji pada Minggu (15/3/2020) bahwa masyarakat AS akan memiliki akses di hari-hari mendatang ke lebih dari 2.000 laboratorium yang mampu memproses tes.
Dengan tes terbatas, pejabat AS telah mencatat hampir 3.000 kasus dan 62 kematian, dan sebagian besar kegiatan sehari-hari telah terbalik di seluruh negeri. Tanpa pengujian, menurut Tedros, kasus tidak dapat diisolasi dan rantai infeksi tidak akan putus.
Bahkan negara-negara dengan sistem kesehatan yang maju telah berjuang untuk mengatasi wabah itu, kata Tedros, seraya menambahkan ia sangat prihatin tentang dampak Covid-19 pada negara-negara berpenghasilan rendah di mana orang-orang sudah berjuang dengan kekurangan gizi dan masalah kesehatan lainnya.
Strategi untuk mengendalikan penyakit, dengan menemukan orang dengan infeksi dan mengisolasi mereka dengan cepat, masih merupakan pendekatan terbaik. Cara itu telah menunjukkan efek positif di China, Korea Selatan dan Singapura. (GA)
Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2022, Cuti Bersama Belum Ditentukan
Pemerintah Diminta Audit Perusahaan yang Tak Mampu Bayar Upah dan THR
Ibadah Haji 2020 Ditiadakan
Rabu Pagi, Pemprov Riau Rapat Persiapan Kedatangan Presiden
Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang, Ketua DPR Tegaskan Komitmen Pembahasan RUU Prioritas
Harga Telur hingga Daging Ayam Naik, BI Prediksi Inflasi 0,61 Persen di Januari