sumber foto cnbcindonesia.com
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghimbau agar masyarakat tak mudik ke kampung halamannya tahun ini. Sebagai gantinya Jokowi mengusulkan mudik digital ke perantau. Apa itu?
Dilansir dari laman cnbcindonesia.com, dalam video yang diunggahkan di media sosialnya, Jokowi mengungkapkan mudik digital sebagai bentuk silaturahmi bersama keluarga melalui panggilan video bersama (video call) keluarga.
Kegiatan ini diharapkan dalam memutus mata rantai penelusuran wabah Covid-19 di sejumlah daerah. Maklum tahun ini mudik bisa menjadi petaka. Keluarga tercinta di kampung halaman bisa ketularan virus corona.
"Seluruh dunia saat ini tengah menghadapi pandemi Covid-19. Maka dari itu, cara paling bijaksana adalah tidak melakukan perjalanan mudik untuk melindungi keluarga di kampung halaman. Dengan bersabar dan menahan rindu di perantauan, kita telah mengambil peran dalam memutus rantai penyebaran virus Covid-19 ini," ujarnya seperti dikutip CNBC Indonesia, Senin (11/5/2020).
Untuk mudik digital ini, kita bisa memanfaatkan aplikasi percakapan dan video konferensi gratis dari ponsel. Sebut saja WhatsApp, aplikasi sejuta umat yang bisa video call hingga 8 orang dalam satu panggilan.
Ada juga aplikasi Zoom, Google Meet, Google Duo dan Skype. Aplikasi ini semua gratis dan bisa digunakan langsung dari ponsel android atau iPhone. (GA)
MA Sambut Baik Peluncuran Aplikasi Layanan Cerai Online
Banjir, Pedagang Mobil Bekas di Jakarta Masih Optimistis Jualan Naik
BMW R nineT Terbaru Resmi Mengaspal, Simak Spesifikasinya
Samsung akan Jualan Ponsel Premium Rekondisi
DFSK i-Glory, Kendaraan dengan 100 Perintah Suara
KTT G20 Pakai Mobil Listrik, PLN Sediakan Ultra Fast Charging