Sumber foto liputan6.com Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) mencatat, sebanyak 68.103 desa telah menerima Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-DD) hingga Minggu (21/6/2020). Ini setara 91 persen dari total 74.953 desa yang ditargetkan menerima manfaat BLT.
Dilansir dari laman liputan6.com, "BLT-DD telah tersalur sebanyak 68.103 dari 74.953 desa. Atau setara 90 persen hingga hari ini," kata Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar, saat menggelar video conference via Zoom, Selasa (16/6/2020).
Selain itu, tercatat sebanyak 7.181.331 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima BLT-DD. Untuk anggaran yang disalurkan mencapai Rp4,308 triliun. Halim melanjutkan, sampai saat ini ada 73.692 desa yang sudah mendapatkan dana desa di rekening kas desa. Ini mencakup 98 persen desa yang sudah mendapat dana desa, sehingga desa-desa tersebut siap menyalurkan BLT-DD.
Oleh karenanya, dia mendorong pemerintah desa segera melakukan musyawarah desa khusus (Musdesus). Wadah demokratis ini dijalankan untuk menetapkan keluarga penerima manfaat (KPM) BLT Dana Desa. Setelah daftar ini diumumkan, langsung dana desa siap dibagikan kepada KPM.
"Apalagi, kementerian mencatat desa yang telah selesai melakukan Musdesus sampai saat ini ada 73.199 atau mencapai 99 persen.Artinya harus segera tersalur," tegas dia.
Sementara itu, untuk proses monitoring dan evaluasi akan dibantu oleh badan permusyawaratan desa, camat, dan inspektorat kabupaten/kota. Namun, penanggung jawab penyaluran BLT tetap di tangan kepala desa setempat. (GA)
BI Sebut Riau Berpotensi Besar Kembangkan Ekonomi Syariah
Harga Emas 24 Karat Antam Hari ini, Selasa 13 Juli 2021, Turun Lagi!
Dolar AS Masih Betah di Rp 14.300
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Kamis 11 Agustus 2022, Antam dan UBS Turun
Jokowi Harap Status Negara Menengah Atas Bawa RI Keluar dari Middle Income Trap