sumber foto finance.detik.com Kinerja ekspor dan impor Indonesia selama April 2021 tercatat masih sangat bergantung bahkan mengandalkan China. Negeri Tirai Bambu ini selalu berada di puncak urutan negara tujuan ekspor dan impor tanah air.
Dilansir dari laman finance.detik.com, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan total ekspor Indonesia sebesar US$ 18,48 miliar di April 2021. Sementara impornya senilai US$ 16,29 miliar.
"Pangsa pasar ekspor non migasnya, tidak berubah, di mana ekspor kita besar ke Tiongkok," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam video conference, Kamis (20/5/2021).
Jika dilihat lebih detail lagi, total kontribusi China pada kinerja ekspor sebesar 22,40% atau setara US$ 3,93 miliar. Di urutan selanjutnya ada Amerika Serikat (AS) dengan share 11,60% atau US$ 2,03 miliar, di susul oleh Jepang dengan share 7,55% atau US$ 1,32 miliar.
Sementara dari negara kawasan ASEAN tercatat kontribusinya sebesar 20,51% atau US$ 3,59 miliar. Sedangkan negara kawasan Uni Eropa sharenya 7,91% atau setara US$ 1,39 miliar
China tetap memuncaki pangsa pasar impor Indonesia pada April 2021. Dari total nilai impor US$ 16,29 miliar, kontribusi China sebesar 32,10% atau US$ 4,58 miliar. Selanjutnya ada Jepang dengan share 8,63% atau US$ 1,23 miliar, dan Singapura kontribusinya US$ 5,78% atau US$ 0,82 miliar.
Sedangkan untuk negara kawasan ASEAN kontribusinya sebesar 18,52% atau setara US$ 2,64 miliar dan negara kawasan Uni Eropa kontribusinya 6,11% atau setara US$ 0,87 miliar.
"Pangsa impor kita tidak banyak berubah, kalau bulan kemarin Korsel di posisi ketiga dan di April digeser Singapura. Pertama dari Tiongkok dengan share 32,10%, lalu Jepang, dan Singapura," ungkapnya. (GA)
Harga Emas Batangan Pegadaian Hari Ini, 7 Juli 2020
Munas XI GAPKI: Wapres KH Ma’ruf Amin Sebut Sawit Berkelanjutan Menjadi Keharusan
RI Disarankan Segera Lockdown
Ini Dia Daftar UMP 2023! DKI si Paling Buncit, Sumbar Juara
Rupiah Perkasa, Dolar AS Merosot ke Bawah Rp 14.000
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, 19 November 2020