(foto: int) Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedang mencoba meninggalkan support 4.627 yang telah teruji. Pergerakan diprediksi masih akan dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas harga minyak.
“Pergerakan IHSG akan berpotensi terus menguat menuju resisten level 4.722 yang terlihat akan ditembus,” jelas analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Surya Wijaya dalam risetnya seperti dilansir Metrotvnews.com, Jumat (26/2/2016).
Menurut William, pergerakan masih akan dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas harga minyak. Adapun penopang pergerakan indeks akan berasal dari stabilnya nilai tukar dan kondisi perekonomian dalam negeri. Sepanjang hari ini, William memperkirakan gerak indeks berpotensi mengalami penguatan yang akan dibayangi beberapa sentimen yang ada.
Mengamati kondisi hari ini, William merekomendasikan pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).
Kemudian cermati pula pergerakan saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT PP (Persero) Tbk (PTPP), dan PT Indosat Tbk (ISAT).(*)
Parl-3180
Indonesia Siap Jadi Eksportir Listrik Terbesar di Asia Tenggara
Naik! Harga Emas 24 Karat Hari Ini di Pegadaian, Jumat 30 April 2021
19 Bandara Setop Penerbangan Komersil hingga 1 Juni, Kecuali untuk Ini
Hitungan 'Bonus' 5 Kali Gaji Buat Buruh di Omnibus Law
Dolar AS Menguat, Berapakah?
Kurs Rupiah Kamis, Dibuka Menguat 16 Poin Ke 13.396