sumber foto kompas.com Teknologi kendaraan ramah lingkungan diprediksi bakal tumbuh semakin masif dalam beberapa tahun ke depan. Bukan hanya kendaraan listrik, tapi teknologi berbasis hidrogen diprediksi punya potensi untuk dikembangkan di dalam negeri. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan, industri lokal memiliki kemampuan untuk membuat rantai pasok yang lengkap, terlebih dengan tersedianya pasar domestik.
Dilansir dari laman kompas.com. “Tentunya kita berharap industrinya ini swasembada di dalam negeri, dan produknya bisa diekspor ke beberapa negara,” ujar Airlangga, dalam seremoni pembukaan GIIAS 2021 di Tangerang (11/11/2021). Selain itu, Airlangga berharap agar industri lokal terus melakukan inovasi. Apalagi pemerintah sudah mengeluarkan PP 74/2021, yang mengatur PPnBM berbasis emisi. “Karena ke depan teknologi bergerak terus. Kita tahu teknologi ICE ( internal combustion engine) belum akan berakhir. Kita lihat perkembangan berikut, dari fuel cell yang berbasis hidrogen,” ucap Airlangga.
“Indonesia juga punya basis kemampuan hidrogen di Kalimantan Utara, yang punya kemampuan untuk membangun industry berbasis hidro, powerplan yang bisa sampai 12 Gigawatt. Tentu ini jadi potensi untuk mengembangkan industri berbasis hidrogen,” kata dia.
Airlangga menambahkan, Indonesia tidak boleh ketingalan dalam perkembangan teknologi hidrogen maupun fuel cell. Menurutnya, dalam jangka pendek teknologi hidrogen bisa memanfaatkan industri berbasis ammonia, terutama industri yang sudah oversuplai dan ekspor.
Dari segi teknologi sudah memiliki kemampuan, dan pemerintah sudah memiliki super deduction tax untuk inovasi dan R&D yang besarnya 300 persen,” kata Airlangga. “Jadi sebetulnya pemerintah juga siap untuk chip in, dalam pengembangan R&D. Oleh karena itu, industri ini diharapkan bisa memanfaatkan fasilitas yang diberikan pemerintah,” ujar dia. (RF)
Jadwal Libur Idul Fitri dan Cuti Bersama Lebaran 2022, Total Ada 6 Hari
Harga Kebutuhan Pokok Naik dari Cabai hingga Minyak Goreng
Survei Indikator: 64,8% Responden Setuju Jokowi Reshuffle Kabinet
Jokowi Akan Tunjuk Menteri ESDM Pekan Ini
Cara Membuat SKCK Online dan Syaratnya untuk Daftar Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2
3.155 Bencana Terjadi di Indonesia, 495 Orang Tewas dan 3.280 Lainnya Terluka