sumber foto cnnindonesia.com Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyatakan masyarakat yang ingin mengambil kredit kendaraan bermotor ramah lingkungan atau yang berbasis listrik bakal mendapat bunga kredit yang lebih murah. Namun, ia tak menjelaskan berapa perbandingan bunga bank antara kredit kendaraan listrik dengan yang berbahan bakar fossil.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com. "Sekarang ini kalau Bapak/Ibu mau pinjem (kredit pembiayaan) motor atau mobil berbasis listrik atau baterai, ini bunganya lebih murah, lebih murah, dicoba saja," ujar Wimboh pada acara OJK bertajuk Sarasehan Industri Jasa Keuangan Jawa Tengah, Selasa (8/3). Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyatakan masyarakat yang ingin mengambil kredit kendaraan bermotor ramah lingkungan atau yang berbasis listrik bakal mendapat bunga kredit yang lebih murah. Namun, ia tak menjelaskan berapa perbandingan bunga bank antara kredit kendaraan listrik dengan yang berbahan bakar fossil.
"Sekarang ini kalau Bapak/Ibu mau pinjem (kredit pembiayaan) motor atau mobil berbasis listrik atau baterai, ini bunganya lebih murah, lebih murah, dicoba saja," ujar Wimboh pada acara OJK bertajuk Sarasehan Industri Jasa Keuangan Jawa Tengah, Selasa (8/3). Wimboh menilai insentif yang diberikan pemerintah memang perlu dilakukan untuk pelaku usaha kendaraan listrik dari hulu sampai hilir.
Dengan demikian, diharapkan kendaraan listrik dapat segera diproduksi secara masal dan dapat diterima oleh masyarakat. Tak hanya kendaraan listrik, ia menilai kebijakan pemberian insentif harusnya juga bisa diberikan kepada pelaku usaha yang berproduksi dengan rendah karbon. "Bukan hanya itu, mulai dari proses raw material mining, produk pertanian, produk perkebunan, dan produk perikanan akan kita dorong supaya semua usaha bisa mendapat insentif apabila usahanya tergolong kegiatan Taksonomi Hijau," ungkapnya. (RF)
Wabah Corona di Singapura Meluas, RI Belum Mau Tutup Penerbangan
Viral Aplikasi Bikin Wajah Jadi Tua di IG, Dokter Kulit Jelaskan Efek Penuaan
Jokowi Ungkap Banyak Pekerjaan Punah, Minta Perubahan Studi-Kurikulum
Jadwal Blokir Kartu ATM Lama BNI, BCA & Mandiri
PT Vadhana International Group Berikan Santunan
5,5 Juta Orang Diprediksi Ikut Seleksi CPNS dan Pegawai Setara PNS