sumber foto detik.com Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut akhir dari pandemi COVID-19 kini sudah di depan mata. Namun untuk itu, negara-negara masih harus melanjutan upaya penanganan virus Corona, yang diketahui telah menewaskan lebih dari enam juta orang di dunia. "Kita belum ada di sana (akhir pandemi COVID-19). Tapi akhir sudah di depan mata," ujar Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus pada wartawan di konferensi pers virtual, dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Diketahui, komentar tersebut menjadi pernyataan WHO paling optimistis sejak menyatakan COVID-19 sebagai darurat internasional. Mengingat, virus Corona telah menewaskan hampir 6,5 juta orang dan menginfeksi 606 juta orang. Pandemi COVID-19 juga secara luar biasa berimbas pada ekonomi global dan sistem perawatan kesehatan.
Dilansir dari laman detik.com. Seiring itu, WHO memperingatkan kemungkinan gelombang varian Corona baru di waktu mendatang. Walhasil, negara-negara perlu menjaga pasokan peralatan mefis dan petugas kesehatan yang memadai. "Kami memperkirakan akan ada gelombang infeksi di masa depan, berpotensi pada titik waktu yang berbeda di seluruh dunia yang disebabkan oleh subvarian Omicron yang berbeda atau bahkan varian yang berbeda," beber ahli epidemiologi senior WHO Maria Van Kerkhove. Peluncuran vaksin COVID-19 telah membantu menekan keparahan penyakit. WHO mencatat, kematian akibat COVID-19 pekan lalu adalah yang terendah sejak Maret 2020. Namun, negara-negara didesak untuk kembali mencermati kebijakan terkait penanganan COVID19 sebagai antisipasi menghadapi berkembangnya virus Corona di waktu mendatang.(iv)
Tak Mau Kalah dari Thailand, Subsidi Kendaraan Listrik Ditargetkan Berjalan di 2023
Tangkal Dampak Virus Corona, Presiden Jokowi Desak K/L Percepat Penyerapan Anggaran
Pelaku Industri Diminta Jaga Kehormatan Buruh
Fakta-Fakta Baru Program Kartu Prakerja 2023, Termasuk Insentif Lebih Besar
Syarat dan Cara Cek BLT Anak Sekolah Rp 4,4 Juta untuk Siswa SD, SMP hingga SMA
14 Pilot yang Dipecat Gugat Balik Lion Air