sumber foto liputan6.com Rencana program konversi kompor listrik yang akan dilakukan PT PLN (Persero) akhirnya resmi batal. Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengapresiasi langkah PLN yang membatalkan program konversi kompor LPG ke kompor listrik. Menurutnya, dengan keputusan ini akan meredam polemik mengenai penggunaan kompor listrik di masyarakat. "Saya kira ini keputusan yang bijak dari PLN karena mendengarkan masukan dari masyarakat dan _stakeholder_ yang lain sehingga bisa mengambil keputusan dibatalkan karena tidak memperlebar polemik di masyarakat. Dengan demikian isu ini harusnya sudah selesai," tutur Mamit, Rabu ( Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menilai keputusan PLN membatalkan program konversi LPG ke kompor listrik karena PLN tak ingin terburu-buru dalam implementasi program tersebut.
Dilansir dari laman liputan6.com. Kendati begitu, Menko Luhut mengaku belum mendapat informasi sepenuhnya terkait pembatalan program ini. Namun, ia menduga ada kendala yang ditemukan, sehingga diputuskan untuk ditunda lebih dulu. Sebelumnya, PLN membatalkan program pengalihan kompor LPG 3 kg ke kompor listrik. Langkah ini dilakukan guna menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. "PLN memutuskan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan. PLN hadir untuk memberikan kenyamanan di tengah masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal," ujar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dalam keterangannya. (iv)
Tarif Pajak Kendaraan Bermotor hingga Balik Nama dalam UU HKPD
Alasan Pemerintah Belum Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun
Pengumuman! Total Libur Lebaran PNS Tahun Ini 11 Hari
Pipis Sembarangan dari Mobil, Turis di Selandia Baru Didenda Rp 3,3 Juta
Kemenhub Terbitkan Aturan Perjalanan Baru Cegah Varian Omicron, Ini Isinya
Pemprov Riau: Mobil Dinas Dikandangkan Paling Lambat 2 Juni 2019