sumber foto cnnindonesia.com Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) alias Antam bertengger di level Rp970 ribu per gram pada Senin (14/11). Harga emas Antam itu turun Rp2.000 per gram dibanding hari sebelumnya. Senada, harga pembelian kembali (buyback) juga turun Rp2.000, dari Rp874 ribu menjadi Rp872 ribu per gram. Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp537,4 ribu, 2 gram Rp1,88 juta, 3 gram Rp2,8 juta, 5 gram Rp4,64 juta, 10 gram Rp9,23 juta, 25 gram Rp22,96 juta, dan 50 gram Rp45,85 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp91,62 juta, 250 gram Rp228,7 juta, 500 gram Rp457,3 juta, dan 1 kilogram Rp914,6 juta.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com. Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sedangkan, pembeli yang tidak menyertakan NPWP dikenakan potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen. Sementara itu, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX melemah 0,15 persen menjadi US$1.766,8 per troy ons. Sedangkan, harga emas di perdagangan spot melemah 0,49 persen ke US$1.762,5 per troy ons pada pagi ini. Meski demikian, Senior Analis DCFX Lukman Leong memproyeksi harga emas menguat hari ini. Hal ini seiring dengan pelemahan indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi AS.
"Harga emas diperkirakan masih akan menguat oleh dolar AS dan imbal hasil obligasi AS yang menurun," ujarnya kepada CNNIndonesia.com. Namun demikian, kenaikan harga emas akan terbatas oleh potensi aksi profit taking. Hari ini, Lukman memperkirakan harga emas internasional berada dalam rentang support US$1.746 per troy ons dan resistance US$1.780 per troy ons.
(iv)
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Rabu 9 Juni 2021
Sawit Sumbermas Tebar Dividen Interim 2022 Rp 74,64 per Saham, Cek Jadwal Pembagiannya
Fed Diramal Naikkan Suku Bunga 3 Kali di 2022, Rupiah Sehat?
Kecamatan se-Riau Akan Dapat Bantuan Dana Rp 100 Juta, Totalnya Rp 16,6 Milyar, Difokuskan Untuk Pem
OSO Securities: IHSG Cenderung Menguat ke 6.525
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah Jadi 3,75 Persen, Efektif 1 Oktober 2022