sumber foto merdeka.com Sepanjang tahun 2022 perekonomian Indonesia tetap kuat meski masih berjuang dari dampak pandemi Covid-19 selama 3 tahun. Belum lagi dampak perang antara Rusia dan Ukraina. Apalagi ekonomi global tidak menentu. Ada bayang-bayang resesi di 2023. Ancaman krisis energi, krisis pangan hingga krisis keuangan menjadi tantangan baru di masa pemulihan ekonomi.
Dilansir dari laman merdeka.com. Meski banyak tantangan, ekonomi Indonesia terbilang kuat. Pertumbuhan ekonomi masih di atas 5 persen tahun ini. Di Q1 tumbuh 5,01 persen (yoy), Q2 tumbuh 5,44 persen (yoy) dan Q3 tumbuh 5,72 persen (yoy). Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan di Q4 akan tumbuh sekitar 5 persen.
(iv)
Harga CPO KPBN 12 Desember 2022 Melorot Rp 389/kg
Menaker Ingatkan Karyawan Masa Kerja 1 Bulan Sudah Berhak Dapat THR
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini 21 April 2022, Turun Banyak Bestie!
Pasar Keuangan Syariah di Indonesia Masih Lesu
Krisis di Laut Natuna, Kemenhub Ikut Siagakan Kapal Patroli
Indonesia Jelang Resesi, Begini 4 Faktanya