sumber foto merdeka.com Sepanjang tahun 2022 perekonomian Indonesia tetap kuat meski masih berjuang dari dampak pandemi Covid-19 selama 3 tahun. Belum lagi dampak perang antara Rusia dan Ukraina. Apalagi ekonomi global tidak menentu. Ada bayang-bayang resesi di 2023. Ancaman krisis energi, krisis pangan hingga krisis keuangan menjadi tantangan baru di masa pemulihan ekonomi.
Dilansir dari laman merdeka.com. Meski banyak tantangan, ekonomi Indonesia terbilang kuat. Pertumbuhan ekonomi masih di atas 5 persen tahun ini. Di Q1 tumbuh 5,01 persen (yoy), Q2 tumbuh 5,44 persen (yoy) dan Q3 tumbuh 5,72 persen (yoy). Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan di Q4 akan tumbuh sekitar 5 persen.
(iv)
'Catatan Kredit' Jelek Gara-gara PayLater, Kapan Bisa Bersih Lagi?
Harga Emas Antam Naik Gopek, Jadi Rp 665.500/Gram
Seharian Negatif, IHSG Ditutup Merah ke Level 6.447
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, 13 Agustus 2020
Harga Emas Hari Ini 10 Februari di Makassar, Anjlok ke Rp 1.026.000 Per Gram
Rupiah Menguat ke Rp14.336, Tapi Berpotensi Melemah