sumber foto cnnindonesia.com Nilai tukar rupiah dibuka di posisi Rp15.251 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Senin (27/2) pagi. Mata uang Garuda melemah 24 poin atau minus 0,16 persen dibandingkan posisi sebelumnya. Sementara itu, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi. Yuan China tumbuh 0,07 persen dan dolar Hong Kong naik 0,01 persen. Sedangkan ringgit Malaysia melemah 0,57 persen dan baht Thailand turun 0,05 persen.
dilansir dari laman .cnnindonesia.com. Kemudian dolar Singapura plus 0,16 persen, peso Filipina menguat 0,38 persen, yen Jepang naik 0,23 persen. Sedangkan won Korea Selatan turun 0,67 persen. Daftar Pejabat Kemenkeu Punya Moge: Sri Mulyani hingga Dirjen Pajak Sementara mata uang utama negara maju kompak menguat. Poundsterling Inggris menguat 0,14 persen, euro Eropa plus 0,10 persen, franc Swiss naik 0,02 persen, dolar Australia naik 0,21 persen, dan dolar Kanada tumbuh 0,13 persen. Analis PT Sinarmas Futures Ariston Tjendra melihat rupiah masih berpotensi melemah akibat potensi kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS The Federal Reserves (The Fed) yang lebih agresif.
(iv)
startegi panen TBS Sawit Hasil Minyak Sawit Berlipat
Alasan Hero Supermarket Tutup Seluruh Gerai Giant Akhir Juli 2021
Harga Emas 24 Karat Per Rabu, 30 Juni 2021: Turun Semakin Dalam!
Kata Sri Mulyani soal Ungkap Pemda yang Timbun Uang di Bank
Kasus Liquid Narkoba Ancam Kelangsungan Industri Vape Legal di Tanah Air
Pagi Ini Rupiah Rontok, Dolar AS Lompat ke Rp 14.130