(foto: detik.com)
Beberapa daerah mengeluhkan lambatnya pembuatan e-KTP. Bahkan di beberapa daerah, pembuatan e-KTP sampai berbulan-bulan.
Menurut Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, lambannya pembuatan e-KTP itu didasari oleh sumber daya manusianya. Akan tetapi Tjahjo menegaskan idealnya e-KTP dibuat hanya satu jam. Katanya menyangkut sumber daya manusianya (lamanya pembuatan e-KTP). "Idealnya itu kalau bisa itu pembuatan e-KTP satu jam selesai. Jangan lama-lama," kata Tjahjo Kumolo di Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jalan Medan Merdeka Utata, Jakpus, Senin (22/8/2016).
Tahun depan, lanjut Tjahjo, bila perekonomian membaik anggaran yang baru akan diajukan Kemendagri melalui Kementerian Keuangan dan Bappenas agar setiap kecamatan punya data pembuat e-KTP.
"Dengan anggaran yang baru kalau memang perekonomian baik kami sudah mengajukan anggaran ke Kementerian Keuangan dan Bappenas, setiap kecamatan seluruh Indonesia sudah punya data untuk membuat e-KTP," ucap Tjahjo.
Tjahjo juga menegaskan, pembuatan e-KTP jangan ada yang dipersulit. Masyarakat bila merasa dipersulit dalam pembuatan e-KTP bisa lapor ke Dukcapil. "Buka websitenya Dukcapil. Di situ ada pelaporan bila ada yang merasa dipersulit dalam pembuatan e-KTP," tutupnya dilansir detik.com.(*)
Parl-3180
Dari Rubah Cara Pandang Keluarga hingga Dirikan Pustaka di Tepi Pantai
Telat Lapor SPT Boleh, Tapi Dapat 'Surat Cinta' dari Pajak
Kapolri Tegaskan Soal ‘Kongkow’ Perwira Polisi dan Bos Sawit
Menko PMK: Ada Kecenderungan Kasus Corona di RI Menurun Per 7 Mei
Resmi, Pertalite Gantikan Premium Jadi BBM Penugasan
Mantap! PNS Diusulkan Tetap Dapat Gaji ke-13 dan THR di 2020