foto: detik.com
Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini merilis angka pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2017. Tercatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2017 sebesar 5,07%. Capaian tersebut lebih rendah dari asumsi dasar dalam APBN yang ditetapkan sebesar 5,2%.
Meski demikian, angka tersebut sedikit lebih tinggi dari realisasi tahun 2016 yang hanya 5,02%. Pertumbuhan ekonomi sepanjang 2017 ditopang oleh terus meningkatnya realisasi penanaman modal yang tercatat di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada kuartal IV 2017 sebesar Rp 179,6 triliun, atau naik sebesar 1,7% (q to q) dan 12,7% (yoy).
Jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia pada kuartal IV 2017 mencapai 2,87 juta kunjungan atau turun sebesar 17,94% (q to q) dan 2,71% (yoy). Sementara nilai ekspor barang Indonesia pada kuartal IV 2017 mencapai US$ 45,35 miliar atau naik 4,5% (q to q) dan naik 13,16% (yoy).
Di sisi lain, berita dilansir detik.com ini memuat, impor barang Indonesia pada Triwulan IV 2017 mencapai US$ 44,41 miliar atau naik sebesar 10,53% (q t0 q) dan naik 20,15% (yoy).(*)
Ikut Arahan Erick Thohir, ID Food Gandeng Negara G20 Bangun Ekosistem Pangan
Tarif Tes PCR Terus Dievaluasi, Kemenkes: Menutup Jalan Kepentingan Bisnis
Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, Senin 13 April 2020
BI dan Bank Sentral UEA Jalin Kerja Sama Cegah Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme
Harga Emas 24 Karat di Pegadaian 18 Februari 2021, Antam dan UBS Anjlok!
Harga CPO KPBN 12 Desember 2022 Melorot Rp 389/kg